BERITA UTAMA

Isu Mafia APBD Beredar, Pemkab Muna Meradang

KOLAKAPOS, Raha–Pemerintah Daerah (Pemda) Muna meradang pasca beredarnya isu dugaan mafia Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 di lingkup Pemda Muna. Bupati Muna LM Rusman Emba melalui Kabag Humas dan Protokoler, Amiruddin Ako menegaskan tidak ada mafia APBD di kabupaten Muna.

Menurutnya, isu mafia APBD tersebut sengaja digembar- gemborkan oleh sejumlah oknum untuk menciptakan kekisruhan dalam tatanan birokrasi Pemda Muna. “Dugaan mafia APBD tidak ada. Yang terjadi adalah bagaimana memaksimalkan anggaran yang ada untuk efektifitas pelaksanaan pembangunan,” ucap Amir menegaskan

Lanjut Amir menegaskan, sejumlah dokumen kegiatan yang diajukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) sengaja dipangkas. Agar anggaran yang dikucurkan oleh Pemda Muna sejatinya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Kebijakan yang diambil pemerintah daerah adalah memangkas anggaran angaran yang sekiranya tidak bersentuhan dengan kepentingan masyarakat.
Memaksimalkan APBD yang ada untuk mempercepat pembangunan adalah target utama pemerintah daerah saat ini,” ujarnya

Lanjut Amir mengatakan, Pemda Muna berharap, dengan adanya pemangkasan tersebut, pembangunan infrastruktur dan harapan untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah dapat tercapai. “Pemerintah daerah memandang APBD sebagai instrumen untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Dengan demikian APBD harus betul-betul memberi kemaslahatan bagi masyarakat dalam bentuk perbaikan kualitas fasilitas publik, pembangunan infrastruktur dan mendorong peningkatan pendapatan daerah,” tandasnya. (m1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top