MUNA

Mabuk Kameko, Empat Pemuda Di Muna Aniaya Tetangga Hingga Tewas

KOLAKAPOS, Raha–Minuman keras (Miras) olahan tradisional jenis Kameko di kabupaten Muna kembali menelan korban jiwa. Hal ini terjadi di desa Wantimoro kecamatan Kabawo. Dimana empat pemuda kampung tersebut yakni LDK (29), LU, (29), AL,(20) dan LW (23) tega menganiaya tetangga mereka sendiri Laode Ngkuje (45) hingga korban tersebut tewas mengenaskan bersimbah darah.

Kapolres Muna AKBP Agung Ramos P Sinaga mengungkapkan, peristiwa tragis tersebut bermula
saat korban bersama empat tersangka menggelar pesta miras di pondok kebun milik Laode Puro di desa Wantimoro. Saat mabuk, korban mengamuk dan mengajak rekan-rekan mirasnya tersebut untuk berkelahi. Namun, saat itu, ke empat tersangka tersebut enggan meladeni amukan korban. Naas bagi korban, rupanya amukannya saat itu membuat LDK, LU, AL, dan LW dendam terhadapnya hingga kemudian pada Selasa sore, (6/2) korban ditemukan tewas mengenaskan bersimbah darah tidak jauh dari lokasi tempat korban dan tersangka kerap meneguk Kameko yakni di jalan kebun milik Laode Puro. “Pada Selasa, 6 Februari sekira pukul 17.30 wita, tersangka LDK, LU, AL dan LW bersama La Imu, La Rumpa, Laode Bone, Laode Puro melakukan miras tradisional jenis Kameko dipondok kebun milik Laode Puro. Kemudian, tersangka LDK dan LU melihat korban Laode Ngkuje melintas dijalan depan pondok kebun Laode Puro dan langsung mengikutinya dari belakang. Kurang lebih 100 meter dari pondok Laode Puro, dua tersangka itu langsung melakukan pengeroyokan terhadap Laode Ngkuje hingga korban mengeluarkan darah dari hidung dan bengkak-bengkak pada wajahnya,” ucapnya Kamis, (8/2)

Usai menganiaya korban, LDK dan LU kembali ke pondok Laode Puro untuk melanjutkan meneguk Kameko yang ditinggalkannya itu. “Kemudian, LU kembali lagi mendatangi korban Laode Ngkuje bersama AL dan melakukan pengeroyokan. Tidak lama kemudian, LW datang dengan menggunakan sepeda motor lalu Ia mengambil satu batang kayu langsung melakukan penganiayaan terhadap korban pada bagian pelipis kiri, wajah sebelah kanan dan telinga kanan belakang. Kemudian mereka meninggalkan korban yang bersimbah darah dan melanjutkan mirasnya di pondok Laode Puro,” terangnya.

Kini, ucap Ramos, empat tersangka penganiayaan tersebut sudah diciduk oleh tim Jatanras Polres Muna pada Rabu, (7/2) sekira pukul 20:00 wita. Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, empat pemuda kampung tersebut di ancam hukuman 15 tahun penjara karena telah melanggar pasal 338 KUHP subsider pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 dan pasal 56 ke-1 KUHP. “Pukul 30:00 wita, 1×24 jam dari kejadian, dilakukan penangkapan salah satu tersangka AL. Dari keterangan AL ini timsus Jatanras Polres Muna bersama anggota polsek Kabawo melakukan penangkapan terhadap tersangka lainnya yakni LU ditangkap dirumahnya, LW ditangkap sedang miras dirumahnya, dan LDK ditangkap sedang miras dirumah temannya. Semua tersangka di tangkap didesa Wantimoro kecamatan Kabawo. Muna,” tandasnya. (m1/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top