BERITA UTAMA

Bupati Muna Ingatkan Masyarakat, Jadikan Alqur’an sebagai Pedoman Hidup

KOLAKAPOS, Raha – Musabaqoh Tilawatil Qur’an ( MTQ) tingkat Kabupaten Muna ke 27 telah dibuka secara resmi oleh Bupati Muna LM Rusman Emba pada Jumat malam (9/2) lalu di Mesjid Al Markaz Al Islami Al Munajad kota Raha. Pasalnya, pelaksanaan MTQ ini merupakan agenda tahunan untuk melakukan penjaringan terhadap qori dan qori’ah terbaik Muna untuk diikutkan pada MTQ ke 27 tingkat provinsi yang rencananya diselenggarakan di kabupaten Buton Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Muna LM Rusman Emba mengajak seluruh umat Islam khususnya masyarakat Muna agar menjadikan Alqur’an sebagai pedoman hidup. Sebab, salah satu tujuan Allah SWT menurunkan kitab suci Alqur’an ke dunia kata Rusman yakni untuk menjadikan Alqur’an sebagai bacaan utama, sekaligus petunjuk jalan yang lurus serta menjadi pedoman bagi umat Islam dimuka bumi ini. “Allah SWT berfirman dalam surat Al-Isro ayat 9 yang artinya, sesungguhnya Alqur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,” ucapnya

Dengan demikian terang Rusman Emba, membaca dan mengamalkan Alqur’an merupakan bagian dari ibadah kepada Allah SWT. “Terlebih apabila ditambah dengan mempelajari, mendalami dan mengambil hikmah dari nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Alqur’an merupakan ilmu yang secara langsung diberikan Allah SWT ke semua hambaNya guna memenuhi isi hati yang diucapkan secera lisan dan diwujudkan dalam tingkah laku perbuatan kita sehari-hari,” katanya

Lebih lanjut orang nomor satu di bumi Sowite ini mengungkapkan, pada hakekatnya pelaksanaan MTQ ke 27 tingkat kabupaten Muna ini adalah untuk membina Ukhuwah Islamiyah dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan syiar Islam di Muna. Olehnya itu, pasangan Abdul Malik Ditu ini berkomitmen pada tahun ini, Pemkab Muna akan menghidupkan program pencanangan kampung Qur’an disetiap desa dan kelurahan, gerakan malam Jumat Yasinan (Gemajasa), serta gerakan Muna mengaji, zikir dan sholat berjamaah (Gerak Sabar). “Hal ini semua, merupakan wujud nyata dari Pemkab Muna dalam rangka mengutamakan program-program dibidang keagamaan disamping program-program pembangunan lainnya,” tandasnya. (m1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top