KOTA KENDARI

Tim Rusda dan Ali Mazi Komitmen Kawal Pilgub Berintegritas

Nota kesepahaman antara tim Rusda Mahmud dan Ali Mazi (Foto Asbar/KoP)

KOLAKAPOS, Kendari – Didukung oleh paham dan semangat yang sama antara Relawan Rusda Mahmud Ikrar Sjafei Kahar (RAISA) Sultra dan Tim Ali Mazi-Lukman Abunawas (AMAN), komitmen bakal mengawal jalannya Pilgub yang berintegritas, jujur adil dan bersih.

Menurut Ketua Relawan RAISA Sultra, Muhammad Yusuf Yahya Komitmen tersebut tertuang dalam MoU antara keduanya, dan menyepakati 4 point penting. Pertama, kedua tim akan mengawal penerbitan surat keterangan (Suket) pengganti e-KTP, kedua, mengawal pencocokan dan penelitian data pemilih, (coklit), ketiga mengawal distribusi surat panggilan memilih (C6), dan terakhir mengawal rekruitment KPPS se-Kota Kendari dan Konsel.

“RAISA merespon sekaligus menginisiasi pertemuan ini di Posko RAISA di Jl.MT. Haryono dengan tim AMAN, khususnya tim Kota Kendari untuk mengawal jalannya Pilkada serentak di Sultra, dan kita khususkan di Kendari dan Konsel. Sesuai peran yang diberikan oleh pak. Rusda Mahmud, RAISA berkewajiban melakukan segala tanggung jawab pengawasan dan monitoring terhadap seluruh tahapan Pilkada, dan langkah awal kita nantinya adalah sesuai dengan kesepakatan rapat dengan kawan2 AMAN adalah melakukan audiensi dengan KPU, Bawaslu dan capil, ” katanya. Minggu (11/2).

Disebutkan kedua pihak juga sangat berharap peran masyarakat turut andil berkontribusi dalam mengawasi Pilkada Sultra ini.

“Insyaallah dengan semangat yang sama dan niat baik ini akan melahirkan Pemimpin yang bersih dan Amanah karna sesungguhnya Pilkada Sultra ajang mencari Pemimpin Sultra bukan Penguasa Sultra,” sebutnya.

Senada dengan itu hal, Ketua Tim AMAN Kota Kendari, Abdul Rasak, SP mengatakan pihlaknya sepakat dan mengapresiasi kerjasama tersebut. Menurutnya penting untuk mengawal tahapan Pilgub, khususnya di Kendari dan Konsel, sebab saat ini, lanjutnya, banyak terdapat indikasi kecurangan di dua daerah tersebut.

“Ini saja baru setahun habis Pilkada di Kendari, tiba-tiba jumlah pemilih sudah bertambah 50 ribu, ini kan aneh, dari mana jumlah tersebut, belum lagi indikasi lainnya,”bebernya
Ia juga sagat berharap bukan hanya AMAN dan RAISA yang mengawal demokrasi berintegritas, melainkan perlu keterlibatan masyarakat secara konprehensif.

“Kami kira ini adalah komitmen menjadi komitmen kita semua sebagai masyarakat Sultra, supaya bisa melahirkan pemimpin yang lahir dari demokrasi yang dicita-citakan bersama,” tandasnya.(k1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top