KOTA KENDARI

Fuadi Lantik Tiga Ketua DPC APBMI di Sultra

Foto Ketua DPC APBMI Konawe Nuriadin Tombili (Kiri) yang Dadimpingi Langsung Oleh Sekretaris DPC Konawe Mansyur Ibrahim.FOTO:Kadamu/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kendari–Pelantikan atau pengukuhan Ketua Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) DPC Konawe, Konawe Selatan (Konsel) dan Kolaka yang dikukuhkan langsung oleh ketua Umum DPP APBMI H. M. Fuadi di salah satu hotel yang ada di kota Kendari, Sultra.

Fuadi sapaan akrabnya mengatakan, dengan pelantikan tersebut, semoga dapat bersinergi dengan pemerintah setempat, dan dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. “Iya, pelantikan ini diharapakan agar secepatnya untuk menjalin kerjasama dengan pelabuhan-pelabuhan yang melakukan usaha bongkar muat,” ucapnya seusai melakukan pelantikan. Senin, (12/02).

Ditempat yang sama ketua DPC APBMI Konawe Nuriadin Tombili menyampaikan terima kasih, karena telah dipercayakan untuk menjadi ketua APBMI Cabang konawe. Dirinya untuk saat ini melakukan verifikasi-verifikasi kelengkapan administrasi dan legalitas pada APBM yang sudah bekerjasama dengan Pelabuhan Muara Sampara (PMS). “Yang kita akan fokuskan adalah kegiatan di morosi yakni pada PMS, sehingga APBM kami bisa ikut andil dalam pembokaran barang tersebut,” ucapnya.

Kedepannya lanjutnya, akan ada penerimaan tenaga-tenaga ahli dan akan disekolahkan agar lebih profesional lagi dalam melaksanakan bongkar muat barang di pelabuhan. “Maret akan ada perekrutan, karena setiap APBMI berhak mendapatkan tenaga ahli dalam rangka untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik,” tambah Nuriadin sapaan akrabnya.

Sekretaris DPC APBMI Konawe Mansyur Ibrahim menuturkan, untuk DPC APBMI kabupaten konawe pihaknya akan berusaha untuk menyatukan semua pengusaha-pengusaha baru yang berkecimpun di dalam APBMI yang berada di konawe. “Kemarin sudah berbicara kepada semua para pengusaha kecil yang bergerak di dalam perusahaan bongkar muat, bahwa keberadaan PMS untuk melakukan kerja sama, agar semua perusahaan lokal yang ada di konawe untuk ikut andil didalam PMS tersebut,” urainya.

Pihaknya juga selalu menjaga kearifan lokal supaya tidak terjadi lagi gesekan-gesekan dari pihak manapun. Dengan demikian kerjasama demgan pihak-pihak terkait akan terus berjalan dengan sebagaimana mestinya. “Kami sebagai APBMI daerah, maka kami berhak mengambil bagian di dalam PMS, karena kami juga sudah memiliki tenaga ahli yang bisa melakukan pembokaran barang yang lebih baik,” tutupnya. (P2/hen).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top