KOTA KENDARI

Kades Wawosanggula Bangun Kantor Megah

 Beberapa Gedung Perkatoran Desa Wawosanggula tampak terlihat Megah yang di bangun dengan menggunakan dana desa.FOTO:Darson/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kendari–Salah satu desa yang terletak di jalan poros menuju ibukota provinsi Sultra Kendari tepatnya di wilayah kecamatan Puriala kabupaten Konawe dan berada pada himpitan wilayah perbatasan kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dan Konawe.
Letak desa tersebut berada pada arah jalan menuju Bandara Haluoleo Kendari. Kolaka Pos menemukan sebuah perkantoran desa tersebut dengan berbagai pasilitas dan beberapa gedung lainya yang berjejer dengan tatanan yang dinilai cukup megah.
Penasaran, tim investigasi bertandang dan menyambangi. Saat itu bertepatan pada saat beberapa warga bersama kepala desa terlihat antusias bergotong royong yang di kawal dari salah seorang babinsa dalam rangka membudayakan tradisi gotong royong sehingga hubungan emosional dengan warga terlihat semakin terjaga dan harmonis.
Kepada Kolaka Pos Kepala Desa Wawosanggula, Yuri mengatakan, bahwa kegiatan yang sedang dilakukan berkat adanya bantuan pemerintah pusat melalui Dana Desa (DD) . Berbagai program pembangunan yang tujuannya untuk mempercepat laju perkembangan pembangunan di daerah pedesaan dapat terealisasi dengan baik dan terutama juga dapat memperdayakan masyarakat kecil untuk membantu perekonomian dalam upaya pengentasan kemiskinan di daerah yang diembannya.
“Ini khan kita menggunakan dana desa dan kita sangat bersyukur dengan adanya bantuan pusat yang dikucurkan dengan program dari indonesia membangun desa tentu kita sangat bersyukur dengan metode-metode seperti ini karena yang demikian ini pengelolaan dananya kita gunakan atau libatkan masyarakat kecil agar menjadi sumber pendapatan masyarakat jadi kita swakelolakan supaya masyarakat itu terlibat termasuk mengawasi pembangunan yang kita jalankan ini,”ujar Yuri kepada Kolaka Pos saat di komfirmasi disela-sela kegiatannya belum lama ini.
Yuri menuturkan, melalui program dana desa pihaknya dapat berupaya membangun beberapa perkantoran dengan berbagai pasilitas namun sebelum membangun pihaknya terlebih dahulu menyelenggarakan musyawarah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat desa.
“Ya upaya kita bekerja sama dengan seluruh masyarakat kemudian dalam mendesainnya ini kita melibatkan semua lembaga-lembaga, agar bagaimana model bangunan yang akan kita bangun bisa kelihatan indah dari arah mana saja dan perlu kami sampaikan dengan adanya bantuan dana desa ini kita bisa terbantu karena tahun-tahun sebelumnnya sebelum ada dana bantuan ini kta punya kampung ini belum kelihatan seperti sekarang yang kita lihat,”jelasnya.
Untuk itu kata Yuri, pihaknya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memprogramkan jenis bantuan tersebut, sehingga berbagai sarana dan pasilitas untuk warga desa yang dipimpinnya dapat terlaksana.
“Tentu kita mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas batuan pemerintah pusat dalam membantu pembangunan di desa sehingga kita bisa dirikan seperti, Posyandu, lengkap pasilitasnya, Sanggar seni dan itu kita bangun untuk pengembangan budaya dengan berbagai pasilitas didalamnya, seperti Baju majelis talim, ada alat-alat kasidah kemudian kita buatkan anyam-anyamannya agar kegiatan budaya masyarakat dapat berjalan,”urainya.
Agar bangunan tetap terawat lanjut Yuri, pihaknya berharap semoga pemerintah Pusat tidak memberhentikan program tersebut karena dinilai telah terbukti laju perkembangan pembangunan disetiap pedesaan dapat berjalan dengan pesat.
Tentu kita harapkan pemerintah pusat agar dana desa ini mudah-mudahan tetap berlanjut supaya selanjutnya kita dapat merawat dan mengembangkan lagi bangunan kita ini yang sudah dibangun seperti, pengecatan jika dindingnya mulai pudar,”tambahnya.
Selain itu Yuri menghimbau, kepada masyarakatnya yang belum mendapat giliran bantuan Sennisasi agar kiranya bersabar karena terlebih dahulu yang diutamakan adalah warga yang sangat layak memperoleh bantuan tersebut.
“Dengan dana yang terbatas tentu kita prioritaskan dulu yang wajar untuk mendapat bantuan yang kita kasih dulu seperti, tahun ini yang saya berikan Sennisasi 26 rumah dengan biaya Rp. 130.000.000, jadi harapan saya kepada masyarakat yang belum diberikan, agar kiranya bersabar karena dana sangat terbatas yang belum mendapat sabar dulu tahun depan lagi kita akan anggarkan yang belum mendapat,”janjinya.
Sementara itu, salah satu warga Desa Wawosanggula Ruslan mengatakan, bahwa dirinya sangat bersyukur memiliki seorang pemimipin (Kepala Desa) yang berdedikasi dibidang pembangunan.
“Kita masyarakat sangat bersyukur karena tahun-tahun yang lalu lapangan disini tidak ada setelah ada pak desa ini ya kita lihat sendiri bagaimana keberhasilannya,”syukurnya.
Lebih lanjut Ruslan mengungkapkan, bahwa sejak kepemimpinan Yuri selaku kepala desa di Wawosanggula laju perkembangan pembangunan di desa tersebut mengalami perubahan yang sangat drastis.
“Ya kita lihat sendiri keberhasilannya perkembangannya sangat pesat saya juga sangat bersyukur memiliki kepala desa seperti beliau, artinya kinerjanya cukup memuaskan ketika masyarakat menilai jadi masyarakat tidak ada yang mengeluh untuk sekarang karena pembangunnannya khan kita sudah lihat,”ungkap Ruslan.(k10/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top