MUNA

Cabuli Siswi, TU SMKN I Raha, Kini DPO Polisi

Net/ilustrasi

KOLAKAPOS, Raha–Tata Usaha (TU) SMKN 1 Raha, Rukun Abdullah kini masuk menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO). Pasalnya, ASN Muna ini ditetapkan sebagai DPO oleh Kepolisian Polres Muna lantaran Ia dinyatakan bersalah karena telah melakukan pencabulan terhadap Melati (Nama samaran) seorang siswi SMK tempat dimana Rukun Abdullah bekerja sebagai TU.
Kasat Reskrim Iptu Fitrayadi mengatakan, pasca Melati melakukan pelaporan ke Kepolisian terkait dengan perbuatan Rukun Abdullah yang telah menyetubuhinya di salah satu hotel di kota Raha pada Senin malam (21/1) lalu. Polisi langsung melakukan pemanggilan terhadap tersangka. Namun Rukun Abdullah tak menggubris panggilan yang dilayangkan beberapakali oleh penyidik. Hingga kemudian Tim Jatanras berupaya untuk melakukan penangkapan, lagi-lagi sang tukang cabul bermodal traktiran semangkuk bakso hangat itu berhasil melarikan diri meskipun Tim Jatanras tiga kali melakukan penangkapan terhadapnya. “Kita cari dimana-mana, tersangka kami tidak dapat. Makanya kita terbitkan surat penangkapan. Sekarang jadi DPO,” ucap perwira polisi berpangkat dua balok di pundak ini
Lebih lanjut Ia mengatakan, pelaku diduga telah berada diluar kabupaten Muna. Kendati demikian, polisi terus berupaya melakukan pelacakan pelarian tersangka. Hingga kemudian, diketahui bahwa tersangka mempunyai sanak saudara di tanah Jawa. “Surat DPO ini juga akan kita kirimkan kepihak saudara pelaku di Jakarta dan Surabaya. Saya juga menghimbau kepada masyarakat, jika mengetahui keberadaan pelaku, langsung laporkan ke pihak kepolisian,” katanya
Fitrayadi juga mengatakan, atas perbuatan pelaku, Ia dijerat dengan pasal 81 ayat 2 dan pasal 82 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. (m1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top