BERITA UTAMA

Diperpanjang, Waktu Pendaftaran Calon Anggota KPU Sultra

Salah Seorng peserta calon anggota KPU Sultra tengah menyerahkan berkas pendaftaran di sekertariat Tim Seleksi calon Anggota KPU Sultra.FOTO:Asbar/Kolaka Pos

Najib Husain : Jika Pendaftar tak Capai Minimal 30 Pendaftar

KOLAKAPOS, Kendari–Masa Waktu pendaftaran calon anggota KPU Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kemungkinan diperpanjang oleh Tim Seleksi (Timsel) calon anggota KPU Sultra periode 2018-2023.

Menurut Ketua Tim Timsel Calon anggota KPU Sultra, Najib Husain perpanjangan masa pendaftaran bakal dillakukan pihaknya bila sampai dengan tanggal 21 Februari jumlah maksimal pendaftar tidak terpenuhi..

“Kita buka pendaftaran ini dari tanggal 12 sampai 21 Februari, bila sampai pada penutupan pendaftatan pukul 24.00 ditanggal tersebut tidak terpenuhi kuota pendaftar minimal 30 pendaftar maka kita akan perpanjang lagi waktu pendaftaran,” katanya. Senin (19/2).

Dibeberkan bila dilakukan perpanjangan pendaftaran maka waktu pendaftaran bakal berlangsung hingga tanggal tiga Maret. Tetapi bila tanggal 21 Februari telah memenuhi kuota minimal pendaftar maka waktu pendaftaran ditutup. .

“Waktu perpanjangan pendaftaran mulai tanggal 22 sampai 3 maret Karna kondisi sekarang formulir yang sudah masuk itu baru lima orang dan kemudian yang mengambil formulir pendaftaran itu ada sekitar 44 orang,” sebutnya.

Selain itu pihaknya juga telah memutuskan salah satu poin syarat pendaftaran lebih dipernudah, dimana bagi calon pendaftar yang berstatus ASN baik ditngkat Provinsi, Kabupaten/Kota ataupun Universitas tidak lagi dalam mengurus isin mengikuti proses seleksi tidak lagi harus ditandatangani oleh Gubernur utuk yang berstatus Pegawai tingkat provisi, Buapti/Walikota untuk pegawai Kabupaten/Kota ataupun Rektor untuk pegawai universitas.

“Hasil keputusan kami tim sel memutuskan bahwa rekomendasi dari pejabat kepegawaian baik dari ASN ataupun birokrasi ditingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota dan ASN di Universitas yang memberikan rekomendasi khusus untuk Universitas tidak harus dari rektor bisa saja rekomendasi dari dekan yang memberikan isin kepada calon untuk memasukan berkas pendaftaran Karna sifatnya hanya memberikan isin untuk mengikuti tahapan-tahapan, Begitu juga dengan di tingkat birokrasi di tingkat kabupaten dan kota tidak harus tidak harus dari Gubernur ataupun Bupati walikota, cuku pimpinan SKPD nya,”katanya.

Akan tetapi bagi calon pendaftar yang telah mengurus rekomendasi lalu ditandatagani, oleh rektor, gubernur maupun Bupati/Walikota tidak menjadi masalah, sebab pada akhirnya nanti mereka tetap membutuhkan hal tersebut.

“Satu catatan ke depan harus ada izin dari Rektor ataupun Gubernur maupun Walikota ataupun Bupati,” tandasnya (k1/c/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top