BERITA UTAMA

Proyek RTLH di Muna Dilidik Polisi

KOLAKAPOS, Raha–Dugaan korupsi proyek di Kabupaten Muna kembali diendus oleh penyidik Polres Muna. Kali ini, dugaan korupsi tersebut berada di Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Muna tepatnya pada proyek rehabilitasi 631 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di kecamatan Katobu tahun anggaran 2017 sumber dana anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp9 miliar.

Kasat Reskrim Polres Muna Iptu Fitrayadi mengatakan, penyelidikan dilakukan lantaran pihaknya telah menerima aduan dari masyarakat. “Kami masih melakukan penyelidikan. Untuk indikasi penyalagunaan dananya, kita masih telusuri,” ujarnya pada Kolaka Pos saat dijumpai diruang kerjanya Selasa, (20/2)

Perwira polri berpangkat dua balok di pundak ini juga mengungkapkan, sejauh ini penyidik polres Muna telah melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Muna, HayadiI, Bendahara Dinas Perumahan dan Pemukiman, hingga pemilik toko yang menyediakan matreial bangunan terhadap warga yang mendapatkan rehabilitasi RTLH tersebut. “Jumlah penerima bantuan ini ada 631 orang, dalam waktu dekat ini akan kami panggil mereka,” ucapnya menegaskan

Lebih lanjut eks Kasat Reskrim Polres Kolaka Utara ini mengatakan, pihaknya juga sedang menelusuri pemegang buku rekening 631 warga penerima bantuan RTLH tersebut. Sebab, diduga buku rekening tersebut tidak dipegang oleh penerima. ” Kita masih cari alur mekenisme pelaksanaan proyek ini. Apakah dikelola Pemda langsung (Dinas Perumahan dan Pemukiman red), atau masyarakat,” tandasnya. (m1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top