KONAWE

Diguyur Hujan, Pembukaan MTQ Ke 34 Belangsung Meriah

Suasana pembukaan MTQ Konawe saat di guyur hujan.FOTO:Husman/Kolaka Pos

KOLAKAPUnaaha–Kabupaten Konawe diguyur hujan Rabu (21/2). Meski demikian, pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 32, berlangsung meriah.
Asisten I Pemerintah Daerah Konawe, Nurdin secara resmi membuka acara MTQ ke-34 yang dilaksanakan di halaman eks STQ Kabupaten Konawe, Rabu (21/2). Kegiatan ini juga di ikuti  27 kecamatan dari 29 kecamatan sekabupaten konawe.

Asisten I Pemkab Konawe Nurdin mengatakan, kegitan MTQ ini merupakan bagian dari kehidupan beragama, selain itu kegiatan ini juga bertujuan sebagai ajang silaturahmi antar masyarakat konawe, bukan  hanya untuk mementingkan prestasi semata karena banyak nilai-nilai ibadah yang terkandung di kegiatan ini.

” MTQ ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahahaman dan pengamalan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan nyata masyarakat dalam bingkai negara kesatuan republik Indonesia, selain menjadi media silatuhrahmi keagamaan yang efektif, juga secara nyata telah terbukti mampu menjadi bukti daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan, terutama dalam segi keagamaan serta mewarnai akhlakul karimah masyarakat konawe” ucap Nurdin.

Lanjut Nurdin, semua itu dapat diwujudkan melalui MTQ ke 34 ini, sebab apa yang menjadi tujuan dari musbakah ini merupakan wujud ketaatan diri dalam mengamalkan apa yang terkandung dalam kitab suci Alquran, untuk itu apa yang di bacakan atau yang di perlomakan dalam MTQ ini tidak hanya di baca semata akan tetapi dipahami dan di aplikasikan dalam kehidupan nyata.

” Selain berisi nilai-nilai keagamaan dan keimanan, Alquran juga mengandung sumber ilmu pengetahuan yang diperuntukan umat manusia. Alquran juga berisi kisah-kisah sejarah, falsafah hidup, kemuliaan dan keteladanan serta pesan-pesan yang luhur dan agung,” terangnya.

Terakhir Nurdin menyampaikan, Bahwa MTQ ini merupakan suatu upaya untuk membumikan Alquran ditengah-tengah masyarakat dalam mewujudkan penuntasan baca tulis Quran. Oleh karena itu qori dan qoriah yang ikut dalam acara ini di harapkan mampu mengaplikasikan apa yang menjadi pemahaman di dalam kegiatan ini.

” Tujuan dan makna MTQ bukan hanya mencari prestasi, yang paling utama adalah syiar dan dakwah serta menjadikan Alquran sebagai nafas kita, sebagai pegangan hidup kita yang hakiki,” tutup Nurdin.(m4)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top