BERITA UTAMA

Empat Balon Rektor USN tidak Memenuhi Syarat

Senat dan Panitia pemeilihan rektor USN saat menggelar konferensi pers penetapan hasil verifikasi balon rektor USN.

Nur Ikhsan : Pendaftaran Balon Rektor Kembali Diulang

KOLAKAPOS, Kolaka–Empat Bakal Calon Rektor Universitas Sembilanbelas November yang sudah mendaftar dalam pemilihan Rektor USN Kolaka untuk periode 2018-2022 tidak memenuhi syarat. Hal itu diungkapkan Nur Ikhsan, Ketua Senat USN Kolaka dalam konferensi persnya usai melakukan penetapan hasil verifikasi bakal calon rektorn USN pada Rabu, (21/02) di kampus USN Kolaka.
“Berdasarkan hasil verifikasi terhadap 6 bakal calon rektor, setelah kita rapatkan tadi, maka ditetapkan hanya ada dua yang memenuhi syarat, empat lainnya tidak memenhui syarat,” papar Ikhsan.
Penetapan hasil verifikasi yang menggugurkan empat bakal calon tersebut, kata Ikhsan berdasarkan aturan yang ada dalam tahapan pemilihan Rektor Perguruan Tinggi Negeri.”Penetapan ini berdasarkan acuan Permenristekdikti Nomor 19 Tahun 2017, dan sudah kita konsultasikan kepada Biro Hukum Kemenristekdikti dan Komisi ASN,” paparnya.
Lanjutnya adapun syarat yang tidak terpenuhi dari empat bakal calon rektor tersebut adalah syarat managerial. “Jadi empat bakal calon tidak memenuhi syarat managerial yaitu mereka tidak belum pernah menduduki jabatan sebagai ketua lembaga atau ketua Jurusan minimal 2 tahun di perguruan tinggi negeri, untuk sayarat lainnya mereka terpenuhi, tapi syarat managerial tidak terpenuhi,” ungkapnya.
Adapun ke empat bakal calon Rektor yang tidak memenuhi syarat tersebut kata Ikhsan tiga berasal dari Universitas Haluoleo dan satunya dari Universitas Islam Negeri Alauddin.
“Jadi tinggal dua yang memenuhi syarat yaitu, Dr. Ashari dan Prof. Dr. Ruslin Hadanu, kedunya berasal dari lingkup USN Kolaka,” terangnya.
Dengan demikian kata Ikhsan Tahapan Pemilihan Rektor akan kembali diperpanjang dan bergeser dari jadwal dengan membuka kembali pendaftaran bakal calon. “Karena aturannya harusa ada empat calon, kita kembali membuka pendaftaran hingga sepuluh hari ke depan, Dan jika dalam sepuluh hari juga tidak ada lagi pendaftar, maka pantia akan bersurat ke Kemeristekdikti untuk arahan selanjutnya,” terangnya. (cr4/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top