BERITA UTAMA

Kolaka Kekurangan 25 M untuk Porprof

KOLAKAPOS, Kolaka–Ternyata, anggaran dari pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara senilai Rp 10 Miliar untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi melalui APBD, tidak membuat Kolaka yang ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara berkecukupan melaksanalan kegiatan empat tahunan itu. Sebab, berdasarkan estimasi sementara dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kolaka, masih sangat kekurangan untuk pelaskanaannya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Hasbi Jaya Razak mengatakan, meskipun anggaran dari Provinsi hingga saat ini belum diturunkan di Kolaka karena masih dalam proses, namun hasil estimasi atau perhitungan sementara Dinas Pemuda dan Olahraga masih sangat kekurangan. “Uang dari Provinsi Rp 10 M. Itu belum cukup. Karena, estimasi kami, kecuali sekitar 35 M. Jumlah itu untuk keseluruhannya. Termasuk sarana dan prasarananya para atlet dan lainnya,” ungkapnya saat ditemui di kantor bupati Kolaka, Kamis (22/2).

Dengan demikian, Kolaka yang nota bene sebagai tuan rumah masih memiliki kekurangan sekitar 25 M. Sebab, pihak Provinsi Sultra hanya mengalokasilan anggrana Porprov pada Desember nanti hanya Rp. 10 M.

“Kurangnya ini, bagaimana nantinya kami bersama pihak provinsi mencarikan solusinya. Makanya, rencanaya Pemda Kolaka akan melibatkan partisipasi dari beberapa perusahaan. Baik itu, BUMN maupun BUMD yang ada di Sultra. Sebab, ini menjadi kewajiban. Karena ini adalah hajatannya provinsi. Kolaka hanya sebagai tuan ruamah saja ” bebernya.

Untuk itu katanya, jika anggarannya sudah siap, maka pihaknya akan segera melakukan percepatan adminstasrsi dan pembangunan infrastruktur. Sebab, saat ini pihaknya sementara melakukan pendataan sarana dan prasarana yang akan di gunakana.

“Pasca pertemuan di Provinsi, Koni Kolaka dan Koni Sultra sudah dilakukan pertemuan. Yang intinya, mengidentifikasi venue atau tempat Cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Makanya,
saat ini sementara kita identifikasi dan rata-rata, semuanya siap. Untuk pembangunan fisik. Hingga saat ini belum kami lakukan. Karena masih dilakukan identifikasi. Kita punya target, menunggu desain RAB hasil identifikasi dilapangan . Yang jelas, Ketika Desember pelaksanaannya. Minimal satu bulan sebelumnya sudah diatas 90 persen,” tutupnya. (ing/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top