EKOBIS

Jatim jadi Nomor Satu Bagi Tata Motors

Net/ilustrasi

KOLAKAPOS, Surabaya–Pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan pemerintah membuka peluang bagi industri transportasi. Terutama angkutan skala kecil, menengan, dan besar berupa truk. Hal tersebut dikatakan Presiden Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) Biswadev Sengupta.

“Pada April 2017 – Januari 2018, penjualan dari Commercial Vehicle (CV) naik sebesar 26 persen. Sedangkan Passengger Vehicle (PV) malah turun sebesar 7 persen,” kata Biswadev di sela acara Media Briefing Grand Opening Dealer Surabaya PT Aditi Aliansi Motor.

Berbagai indikator seperti komoditas, infrastruktur, e-commerce, dan industri logistik yang semakin naik, membuat PT TMDI optimis melihat potensi CV tahun ini mencapai di atas 26 persen dari total penjualan secara nasional. Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan tim penjualan truk ditunjang dengan adanya dealer-dealer yang sudah mengantongi Tata Certified Workshop (TCW).

“Kontribusi Jatim sangat besar dan menjadi nomor satu dalam penjualan di seluruh Indonesia. Dari total penjualan CV, 67 persen disumbang dari Jatim, sisanya 33 persen luar Jatim. Potensi besar akan terus dipacu degan varian produk baru yang terjangkau dengan kekuatan yang mumpuni,” jelasnya.

Sementara Sales Head Tata Motors Distribusi Indonesia, Agustin Tobing mengatakan, ada 77 dealer yang sudah mengantongi Tata Certified Workshop (TCW). “Di Jawa Timur lebih kurang ada sekitar 20 dealer TCW dan Surabaya sendiri ada 10 dealer TCW,” ucapnya.

“Dari sisi year of year (y-o-y) tahun 2016-2017 dan 2017-2018. Bicara penjualan CV di Jawa Timur itu sebesar 38 persen dikontribusikan dari Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik,” tuturnya.

Melihat potensi market industri otomotif yang semakin naik dan bagus, TMDI meresmikan PT Aditi Aliansi Motor (AAM) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Tata Motors di Indonesia, mitra dealer 3S (Sales, Service, Spare parts) baru di Surabaya.

“Kita optimistis penjualan meningkat dan bisa memenuhi target penjualan di atas 26 persen tahun ini,” jelas Direktur Tata Aditi Aliansi Motor (AAM) Fredy Teguh Prasetyo.

Surabaya kota yang berharga untuk Tata Motors. Sebagai merek yang sudah beroperasi lima tahun di Indonesia, pasar TMDI di Jawa Timur tumbuh pesat. Dengan diler baru 3S Tata AAM di Surabaya pelayanan pelanggan Tata Motors akan lebih maksimal dan penjualan Tata Motors di Surabaya dapat lebih baik.

Fredy Teguh Prasetyo, Direktur Tata AAM mengatakan bahwa mereka berkomitmen untuk memberikan dukungan terbaik bagi pelanggan Tata Motors di Surabaya dan daerah sekitarnya.

TMDI memasarkan varian kendaraan niaga yang komplit untuk pasar Surabaya; Tata Ace EX2 700 cc (Mini Diesel Pick-Up), Tata Super Ace HT (Small Pick-Up), Tata Xenon HD (Single Cabin Pick-Up), Tata Xenon XT (Double Cabin 4×4), Tata Ultra 1012 (Light Truck 6W), LPT 913 (Tipper) dan Tata Prima (Tractor Heads). Serta yang terakhir adalah truk pertambangan dan konstruksi Tata Prima 2528.K. (jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top