Uncategorized

Rumah Baruga Kolaka Dibentuk

Foto bersama pasca deklarasi Rumah Baruga Kolaka.FOTO: La Inga/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka–Menjelang pemilihan kepala Daerah di Kabupaten Kolaka yang akan berlangsung 27 Juni mendatang, dua pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kolaka sepakat ikut mendeklarasikan Rumah Bersama Masyarakat (Baruga) Kolaka, Sabtu (3/3) di Polres Kolaka.

Kedua Paslon tersebut, adalah pasangan Ahmad Safei-Muh. Jayadin dengan akronim (SMS Berjaya) atau petahana dan pasangan Calon Asmani Arif-Syahrul Beddu atau dengan akronim (Berani).

Selaian dihadiri kedua Paslon Cabup dan Cawabup Kolaka, acara deklarasi tersebut, turut dihadiri langsung para pimpinan unsur TNI dan Polri lingkup Pemerintah Kabupaten Kolaka, Penyelenggara Pemilu, yakni KPUD dan Panwas tingkat Kabupaten Kolaka. Lalu, tokoh Agama, tokoh adat, masyarakat, pemuda dan lainnya yang dianggap berperan aktif untuk menyukseskan perebutan orang nomor satu dan dua di Bumi Mekongga itu.

Untuk diketahui, pembentukan “Rumah Baruga” ini merupakan inisiatif dari Kapolda Sultra Brigjen Pol Andap Budhi Revianto SIK dalam menyongsong Pemilihan Kepala Daerah serentak Se Sultra, termasuk Pilgub Sultra 2018 ini dengan harapan kelak berjalan kondusif dan menjaga keamanan, situasi dan kondisi sampai tahap akhir proses kontestasi politik ini digelar.

Kapolres Kolaka AKBP Didik Supranoto mengungkapkan, deklarasi Rumah Baruga Kolaka ini bertujuan untuk mewujudkan Pemilukada 2018 berjalan kondusif.  Selain itu, Kedua pasangan calon bupati-wakil bupati Kolaka maupun partai pendukung serta tim sukses diminta agar berkomitmen ikut serta menjaga Kamtibmas di Kabupaten Kolaka.

“Kami menghimbau untuk tidak melakukan kampanye yang bersifat provokatif, menggunakan isu SARA, kampanye hitam dan politik uang,” ujar Didik via WhatsAppnya, Sabtu 3 Maret 2018, sore tadi.

Kapolres juga menyerukan kepada semua elemen di Kolaka untuk mewujudkan Pilkada damai.

“Masyarakat Kolaka diminta agar tidak mudah percaya dengan isu yang belum jelas kebenarannya atau hoax,” tutur AKBP Didik Supranoto.

Sementara itu, Ketua Panwaslukada Kabupaten Kolaka Juhardin mengapresiasi dengan terbentuknya “Rumah Baruga Kolaka”. “Saya kira ini sangat bagus. Apalagi dengan melibatkan semua unsur dalam mensukseskan Pilkada,” ungkapnya.

Meski demikian lanjut Juhardin, pihak Panwaslukada Kabupaten Kolaka  tetap menghimbau kepada seluruh elemen agar menjaga netralisasi. Utamanya Pemda untuk mendorong netralitas ASN. Begitu juga dengan pihak Polri, agar terus

menerus meningkatkan kamtibmas.

“KPU juga untuk tetap profesional. Begitu juga dengan kedua Paslon

serta partai pendukung agar dalam berkampanye taat asas atau aturan yang berlaku. Dan yang paling penting adalah, masyarakat untuk tidak terpancing pada isu-isu yang menyesatkan,” tutupnya. (kal/ing)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top