MUNA

Minim Sarana dan Prasana, Sampah Dalam Kota Berceceran

Tidak ada bak TPS, Sampah dijalan Pendidikan kota Raha berceceran hingga menutupi separuh badan jalan

KOLAKAPOS, Raha–Bupati Muna, LM Rusman Emba menaruh perhatian besar terhadap sektor pariwisata. Namun sayang, sebagai sentral sektor pariwisata, kota Raha yang notabene selaku ibu kota kabupaten Muna masih dipenuhi sampah-sampah yang berceceran dari ruas-ruas jalan protokol, lorong-lorong, pasar raya Laino hingga kanal-kanal air di sepanjang Sarana Olahraga  (Sor) Laode Pandu kota Raha.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH)  Muna, Sanuddin mengatakan, Pemda Muna melalui BLH sudah bekerja maksimal untuk melakukan pembersihan sampah di dalam kota. Namun, sarana angkutan sampah yang minim yang menjadi permasalahan utama sehingga sampah-sampah di dalam kota belum dapat dikendalikan secara penuh. “Kita juga terkendala dengan sarana yang sangat minim untuk melayani kebersihan di wilayah kota. Mobil armada tujuh unit dua rusak. Tinggal lima yang beroperasi. Idealnya armada kita itu 12 unit,” ucapnya pada Kolaka Pos saat ditemui di ruang kerjanya. Senin, (5/3)

Selain itu kata Sanuddin, BLH Muna sudah pernah membuat bak Tempat Pembuangan Sampah sementara (TPS), namun warga yang bermukim di sekitar TPS tersebut merusaknya. Alasannya, karena aroma menyengat menjadi sehingga warga merusak TPS itu. ” Semua sarana itu bak sampah atau TPS, sudah pernah kita adakan. Yang jelas pernah kita adakan. Kemudian timbul masalah lokasi TPS itu dianggap tidak representatif. Menurut masyarakat yang bertempat di sekitar itu, karena menimbulkan bau. Jadi, TPS itu dihancurkan oleh mereka,” katanya.

Akibat ulah warga tersebut, BLH Muna kata dia, tidak lagi melakukan penganggaran pembuatan bak TPS. “Di lokasi tersebut, kita tidak buatkan TPS, karena kita cegah hal tersebut terjadi lagi,” ucapnya.

Terkait masalah sampah yang berceceran di Sor Laode Pandu hingga memenuhi kanal air jalan bypas Kota Raha, Sanuddin juga menegaskan, pihak tidak akan melakukan pembangunan bak TPS di sekitar Sor tersebut. Alasannya, bak TPS jika dibangun di sekitar Sor, akan berdampak terhadap peningkatan tumpukan sampah masyarakat. “Kalau di Sor kita buatkan TPS, sama saja kita memancing untuk membuang sampah disitu. Karena orang yang buang sampah bukan warga disitu. Tapi orang datang, karena lihat Bak TPS makanya mereka buang sampah disitu,” ketusnya

Terpisah, Bupati Muna, LM Rusman Emba menyadari bahwa sampah merupakan persoalan serius yang harus dibenahi. Olehnya itu, sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh BLH Muna untuk melakukan pembersihan sampah sudah dilakukannya. “Kemarin ada sedikit masalah, tapi hari ini sudah kita selesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan administratif. Juga sarana dan prasarananya. Tapi semua sudah kita benahi. Insyaalah semua sudah berjalan normal,” singkatnya. (m1/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top