BERITA UTAMA

Pertambangan Hancurkan Produksi Rumput Laut

Net/ilustrasi

KOLAKAPOS, Kolaka–Kabupaten Kolaka terkenal dengan hasil bumi yang melimpah. Salah satu potensi sumber daya alam yang menjadi andalan adalah budidaya rumput laut. Namun kekayaan alam itu satu persatu tergerus. Akibat dampak aktivitas perusahaan tambang yang tak bertanggung jawab.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Kolaka, Umar mengatakan sejak tahun 2011 produksi rumput laut di Kolaka terus mengalami penurunan. Saat ini produksi rumput laut anjlok hingga lebih dari 50 persen. “Dulu Kolaka dikenal sebagai salah satu pengahasil rumput laut di Sulawesi Tenggara. Bahkan pada tahun 2010 lalu kabupaten Kolaka didaulat sebagai penyuplai rumput laut terbanyak kedua secara nasional,” ungkap Umar.

Dikatakannya, salah satu penyebab turunnya produksi rumput laut karena pencemaran lingkungan yang dilakukan perusahaan tambang yang beroperasi di Kolaka. Selain itu, juga karena anjloknya harga dari Rp10 ribu menjadi Rp3 ribu perkilogram basah. Akhirnya petani tak semangat lagi bertani rumput laut. “Pada tahun 2015 produksi rumput laut sekitar 28.445 ton. Sedangkan di tahun 2016 hanya sekitar 24.000 ton, tahun 2017 kemarin turun lagi,” ujar Umar saat ditemui di ruang kerjanya,” kemarin (8/3).

Diakui Umar, kehadiran perusahaan tambang di kecamatan Wolo menjadi penyebab utama produksi rumput laut di kecamatan tersebut menurun. Adanya tambang yang beraktivitas di daerah tersebut menyebakan rumput laut susah berkembang karena air keruh. Kemudian lokasi budidaya rumput laut masyarakat di Wolo telah dialihfungsikan menjadi lalu lintas kapal pemuat ore tambang.

Saat ini di Kolaka hanya ada tiga kecamatan yang menjadi penyuplai rumput laut, yakni kecamatan Wundulako, Latambaga dan Samaturu. “Kalau di kecamatan Wolo sejak adanya tambang sudah mulai menurun. Apalagi sejak dua tahun terakhir ini sudah tidak ada lagi penyuplai rumpat laut dari sana. Ada yang pelihara tapi sudah tidak bisa lagi kita harapkan,” tandasnya. (kal/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top