KOTA KENDARI

Siswa Diwajibkan Bayar Komite dan Miliki Laptop

Untuk Mengikuti Simulasi dan UNBK di SMAN 1 Tirawuta

KOLAKAPOS, Kendari–Simulasi yang pernah dilaksanakan pada bulan, 2/2018 lalu di SMA Negeri 1 Tirawuta kabupaten Kolaka Timur (Koltim), merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk menguji para siswa menggunakan jaringan Komputer dalam rangka menghadapai ujian nasional berbasis komputer (UNBK) mendatang.
Hanya saja untuk mengikuti pelatihan kegiatan tersebut para siswa di SMA Negeri 1 Tirawuta khususnya kelas 12 tidak semuanya yang harus di ikut sertakan. Pasalnya para siswa dianjurkan terlebih dahulu harus melunasi iuran Komite sebelum mengikuti (kegiatan -red).
Hal ini dikatakan, beberapa siswa kelas 12 yang tidak diikut sertakan dalam kegiatan tersebut. Salah satu siswa yang tergolong keluarga yang tidak mampu mengatakan jika dirinya dianjurkan oleh pihak sekolah untuk melunasi komite sebelum mengikuti Simulasi.
“Jangan harap mau dipanggil namanya mengikuti (kegiatan- red) kalau belum lunas Komitenya,”cetus salah satu Siswa yang menirukan ucapan Gurunya saat di komfirmasi Kolaka Pos di Kelurahan Simbalai beberapa waktu lalu.
Lebih jauh Ia menuturkan jika dirinya dan beberapa temannya terpaksa tidak ikut kegiatan simulasi serta dapat terancam untuk tidak mengikuti UNBK karena persyaratan yang dianjurkan untuk memiliki laptop oleh pihak sekolah sulit terwujudkan bagi khususnya mereka yang tidak mampu membelinya.
“Saya tidak ikut simulasi dengan teman-teman yang lain karena belum membayar komite, termasuk untuk mengikuti nanti UNBK kami diharuskan memiliki Laptop,”bebernya.
Hal senadah dikatakan oleh beberapa siswa yang berada di lingkup Gedung SMA Negeri 1 Tirawuta saat kegiatan belajar sedang di istrahatkan. Salah seorang Siswi yang tidak bersedia disebutkan namanya mengungkapkan jika dirinyapun terpaksa tidak mengikuti pelatihan simulasi beberapa waktu lalu karena belum melunasi Komite yang disyaratkan Rp. 65.000 perbulan.
“Saya tidak ikut karena belum membayar komite perbulannya 65.000 Rupiah,”kata Siswi sembari menunjuk rekan siswanya yang juga turut mengatakan, jika dirinya dan temannya terpaksa tidak ikut (kegiatan red).
Menanggapi hal tersebut, Wakil bendahara Komite, yang juga Guru BK, Salma yang di komfirmasi Kolaka Pos menjelaskan, bahwa terkait persyaratan yang di berikan kepada siswa-siswinya untuk memiliki Laptop dalam rangka mengikuti UNBK merupakan kewajiban yang mutlak di penuhi siswa, berhubung karena jumlah Komputer yang ada di Sekolah tidak mencukupi.
“Kalau persyaratan harus menyiapkan Laptop masing-masing karena sekolah tidak bisa menyiapkan harus para siswa sendiri karena tidak mencukupi Komputer cuman yang aktiv 6 unit sementara di butuhkan 60 jadi siswa diwajibkan menyiapkan Laptop masing-masing, kalau kemarin khan sudah ada undangan orang tua siswa orang tua datang disekolah pertemuan dengan kepala sekolah bulan dua kemarin untuk memberitahukan bahwa ini para anak mereka harus diwajibkan memiliki laptop masing-masing,”jelas Salma.
Terkait dengan siswa yang tidak di ikutkan Simulasi dengan dalil belum melunasi komite, Jelas Salma, sesungguhnya tetap akan di ikutkan hanya saja kegiatan tersebut dilakukan secara bertahap dan yang diprioritaskan adalah siswa yang telah melunasi kewajibannya, hal ini dilakukan agar siswa yang taat dengan kewajibannya tidak menimbulkan kecemburuan.
“Kalau masalah kemarin itu yang tidak membayar khan ada simulasi 3 hari, hari yang pertama yang sudah selesai membayar jadi yang lunas dulu karena jangan sampai kita kasih ikut bersamaan yang lunas dan tidak lunas nanti mereka yang lunas pasti merasa sakit hati,”jelasnya.
“Khan rencananya kami hari terakhir mereka yang tidak lunas kita kasih kesempatan cuman karena bermasalah jaringan jadi dihentikan itu simulasi cuman 2 hari itupun 1 hari berjalan lancar yang hari kedua cuman berapa orang karena bermasalah jaringan seharusnya khan mereka akan di ikutkan hari berikutnya yang belum melunasi cuman bermasalah jaringan makanya akan diadakan lagi simulasi kedua nanti,”imbaunya.
Menurutnya, seharusnya para siswa setelah di informasikan dan disampaikan kepada orang tuanya terkait eksistensi kewajiban membayar iuran komite seharusnya di lakukan sebelum kegiatan Simulasi di selenggarakan.
“Khan sudah disampaikan memang kelas 12 sama kepala sekolah di aula sebelum simulasi dan jauh-jauh hari memang kewajibannya tolong diusahakan dilunasi kalau memang ada masalah keluarga orang tua itu harus datang di sekolah memberitahukan mungkin bisa dikasih kebijakan atau bagaimana tapi khan orang tua juga sampai sekarang kita menunggu tidak ada, khan tidak mungkin pihak sekolah memaksakan orang tua kalau memang dia belum ada khan pihak sekolah pasti akan memberikan kesempatan tapi sampai sekarang juga orang tua tidak ada yang datang,”tuturnya.(k10/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top