METRO KOLAKA

Didik Siswa Disiplin, SMAN 1 Kolaka Terapkan Standar Poin

KOLAKAPOS, Kolaka–SMAN 1 Kolaka tidak hentinya membentuk karakter siswa. Salah satu upaya yang dilakukan SMAN 1 Kolaka mengajarkan disiplin kepada siswa dengan cara menerapkan standar poin dalam hal mengikuti tata tertib sekolah. Bila standar poin yang diberikan telah mencapai batas, maka siswa akan dikembalikan kepada orang tua siswa tersebut.

Kepala SMA Negeri 1 Kolaka Ustad Ahmad mengatakan, pemberian standar poin kepada siswa dalam mematuhi segala tata tertib yang telah diberlakukan pihak sekolah. Untuk memudahkan pihak sekolah dalam memantau kedisiplinan siswa. ” Ada standar poin yang kami berikan kepada siswa, jika sudah mencapai seratus poin pelanggaran maka siswa tersebut kita kembalikan kepada orang tuanya” ucapnya saat ditemui media ini Selasa (13/3).

Pemberian standar poin kata Ustad Ahmad, dapat berdampak postif bagi kedisiplinan siswa, sebab siswa ada keraguan untuk melakukan pelanggaran. ” Dengan sistem poin ini siswa makin disiplin dan siswa akan merasa takut melanggar ” akuhnya.

Dijelaskannya, dalam standar poin ada pelanggaran yang jumlah poinnya berbeda-beda yang akan dapat berikan kepada siswa, mulai dari pelanggaran jika siswa bolos, alpa, dan pelanggaran lain yang dilakukan oleh siswa. ” Jika ada pelanggaran kami tidak memberikan sanksi hukuman, tetapi poinnya akan bertambah kemudian kami akan evaluasi siswa yang melanggar dan ini sangat efektif dalam memberikan sanksi dari pelanggaran yang dilakukan,” jelasnya.

Olehnya itu, Ustad Ahmad berharap agar orang tua siswa turut membantu menegakkan tata tertib disiplin sekolah, sehingga apa yang sudah kita lakukan dapat berjalan dengan maksimal (K9).

Terapkan Kedisiplinan, SMA Negeri 1 Kolaka Beri Standar Poin Kepada Siswa

Kolaka, KoP

Ada yang berbeda dengan penerapan kedisiplinan di SMA Negeri 1 Kolaka, sebab setiap siswa diberikan standar poin dalam hal mengikuti tata tertib sekolah. Jika standar poin yang diberikan telah mencapai batas, maka siswa akan dikembalikan kepada orang tua siswa tersebut.

Kepala SMA Negeri 1 Kolaka Ustad Ahmad mengatakan, pemberian standar poin kepada siswa dalam mematuhi segala tata tertib yang telah diberlakukan pihak sekolah. Untuk memudahkan pihak sekolah dalam memantau kedisiplinan siswa. ” Ada standar poin yang kami berikan kepada siswa, jika sudah mencapai seratus poin pelanggaran maka siswa tersebut kita kembalikan kepada orang tuanya” ucapnya saat ditemui media ini Selasa (13/3).

Pemberian standar poin kata Ustad Ahmad, dapat berdampak postif bagi kedisiplinan siswa, sebab siswa ada keraguan untuk melakukan pelanggaran. ” Dengan sistem poin ini siswa makin disiplin dan siswa akan merasa takut melanggar ” akuhnya.

Dijelaskannya, dalam standar poin ada pelanggaran yang jumlah poinnya berbeda-beda yang akan dapat berikan kepada siswa, mulai dari pelanggaran jika siswa bolos, alpa, dan pelanggaran lain yang dilakukan oleh siswa. ” Jika ada pelanggaran kami tidak memberikan sanksi hukuman, tetapi poinnya akan bertambah kemudian kami akan evaluasi siswa yang melanggar dan ini sangat efektif dalam memberikan sanksi dari pelanggaran yang dilakukan” jelasnya.

Olehnya itu, Ustad Ahmad berharap agar orang tua siswa turut membantu menegakkan tata tertib disiplin sekolah, sehingga apa yang sudah kita lakukan dapat berjalan dengan maksimal. (K9/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top