BERITA UTAMA

Kejari Muna Banding Putusan PN Raha

Terkait Putusan Ringan Polisi Penembak Nelayan

KOLAKAPOS, Raha–Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Muna, Badrut Tamam akan melakukan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri (PN) Raha yang menjatuhkan vonis ringan terhadap terdakwa Bripka Awaluddin Pratomo. Dituntut penjara 10 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum, majelis hakim hanya menjatuhkan vonis 1 tahun 10 bulan terhadap terdakwa.

Vonis yang dijatuhkah terhadap oknum polisi penembak mati nelayan Tampo, La Ode Sihu (42) tersebut, dianggap JPU sangat rendah. “Kami akan banding. Karena, putusan tersebut menurut JPU belum menggambarkan pola rasa yg berkembang dimasyarakat,” tegas Badrut Tamam Jumat, (16/3).

Sebelumnya, Wakil Ketua PN Raha Erven Langgeng Kase pada Kolaka Pos mengatakan, sidang putusan perkara yang dilaksanakan Jumat (16/3) tersebut, dipimpin hakim Ketua Erven Langgeng Kase, hakim anggota satu, Zainal Ahmad da hakim anggota dua Aldo Adrian Hutapea. “Dalam amar putusan terdakwa disebutkan, pertama menyatakan terdakwa Awaluddin Pratomo, tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan primer dan subsider. Kedua, membebaskan terdakwa tersebut dari segala dakwaan. Selanjutnya, menyatakan Awaluddin Pratomo terbukti secara sah melakukan tindak pidana karena kelalaiannya menyebabkan orang lain mati sebagaimana dalam pasal 539 KUHP menjatuhkan pidana kepada terdakwa tersebut selama 1 tahun 10 bulan,” ucapnya.

Selanjutnya, ucap Erven Langgeng Kase, Hakim juga menetapkan masa penangkapan dan masa penahanan terdakwa dikurangkan sepenuhnya dari pidana yang dijatuhkan. Juga menetapkan terdakwa tetap ditahan dan barang bukti senjata api, proyektil peluru, proyektil bekas tembakan, selongsong peluru kosong 4 sama termasuk surat izin penggunaan senjata api terdakwa diserahkan kepada Kasubak Sarpras Polres Muna. Terdakwa Awaluddin Pratomo juga diwajibkan untuk membayar biaya perkara sebesar Rp2500. (m1/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top