BERITA UTAMA

Sejumlah Kades di Kolaka Dibidik jadi Tersangka

Net/ilustrasi

KOLAKAPOS, Kolaka–Sudah menjadi rahasia umum, pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) memang sangat rentan terjadi tindak pidana korupsi. Tak terkecuali di Kolaka. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka mencium aroma tak sedap dalam pengelolaan dana yang bersumber dari APBN maupun APBD tersebut.

Kasi pidsus Kejari Kolaka, Abdul Salam mengungkapkan, Kejari rutin menerima laporan indikasi penyimpangan penggunaan DD dan ADD. Dugaan penyimpangan ditemukan dalam pengelolaan DD dan ADD tahun anggaran 2016 dan 2017. Beberapa waktu lalu, sedikitnya 83 Kades di kabupaten Kolaka dilaporkan warganya sendiri karena diduga menyalahgunakan dana tersebut.

Menindaklanjuti laporan itu, Kejari Kolaka telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa Kades, Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan aparat desa lainnya. Dalam pemeriksaannya, Kejari menemukan banyak kejanggalan. Dari sisi administrasi dan progres pekerjaaan di lapangan ditemukan adanya ketidaksesauian, bahkan didapati beberapa perkerjaan fiktif. “Tim penyelidik telah melakukan ekspos dan meningkatkan penyelidikan ke tahap penyidikan. Dan dalam waktu dekat akan ditetapkan beberapa tersangka penyimpangan ADD dan DD 2016 dan 2017,” ujar Abdul Salam saat ditemui belum lama ini.

Meski tak menyebut jumlahnya, Salam memastikan dua hingga tiga Kades bakal menjadi tersangka. “Mereka melakukan pekerjaan fiktif serta adanya pemotongan honor para aparat desa. Bahkan kami temukan ada beberapa kades yang baru lekas menyelesaikan pekerjaan, setelah melihat tim Kejari turun lapangan,” ujar Salam menambahkan.

Salam juga mengungkapkan, salah satu penyebab terjadinya tindak pidana korupsi dana desa karena kurangnya pengawasan dan peran pendamping desa yang tidak efektif dalam melakukan pendampingan terhadap pengelolaan dana tersebut. Selain itu, intansi terkait dianggap tidak melakukan klarifikasi dan verifikasi terhadap LPJ yang disetor sang Kades. (kal/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top