MUNA

Dua Pejabat Kejari Muna Dimutasi

Kajari Muna Badrut Tamam pimpin upacara pelantikan, pengambilan sumpah dan serah terima pejabat eselon IV di aula Kejari Muna.FOTO:Ahmad/Kolaka Pos

Jaksa Diingatkan Kerja Profesional

KOLAKAPOS, Raha–Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna kembali melakukan mutasi dua orang pejabatnya, yakni Kasi Pidana Umum (Kasi Pidum) dan Kepala Sub Bagian Pembinaan (Kasubag Bin). Dimana pejabat lama Kasi Pidum Yosephus Ary Sepdiandoko digantikan oleh Purqon Rohiyat eks Kasi Pidsus Kejari Maros. Sedangkan Yosephus Ary Sepdiandoko di mutasi ke Kejari Bone Sulawesi Selatan.

Sementara pejabat lama Kasubag Bin Kejari Muna Ismail Muda dimutasi ke Kejari Bau-Bau dan jabatannya digantikan oleh Nada Ayu Dewindu Ridwan yang sebelumnya menjabat sebagai Jaksa Fungsional Kejari Muna.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Muna, Badrut Tamam mengatakan, pelaksanaan alih tugas jabatan dan alih wilayah penugasan  dalam sistem organisasi modern merupakan suatu proses yang lazim terjadi dan menjadi tuntutan organisasi dalam pemerintahan tak terkecuali pada institusi Kejaksaan. “Proses menajemen ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan, agar roda organisasi kejaksaan tetap bergerak dinamis berjalan sesuai dengan arah dan tujuan yang telah ditentukan bersama,” ucapnya dalam upacara pelantikan, pengambilan sumpah dan serah terima pejabat eselon IV di aula Kejari Muna. Rabu, (21/3).

Dalam kesempatan itu, Badrut Tamam juga menyindir bahwa beberapa tahun terakhir ini lembaga penegak hukum tak terkecuali kejaksaan banyak mendapat sorotan publik karena kinerjanya yang dinilai kurang maksimal dalam penegakan hukum, karena belum dapat menjamin terciptanya kepastian dan keadilan hukum serta daya guna manfaat bagi masyarakat.

“Kejaksaan sebagai salah satu lembaga penegak hukum menyadari bahwa pembenahan serta penguatan birokrasi merupakan keharusan dalam memulihkan kepercayaan masyarakat dan meningkatkan citra Kejaksaan,” katanya

Olehnya itu orang nomor satu dalam lembaga Kejari Muna ini berharap kepada pajabat eselon IV yang baru dilantik tersebut supaya dapat bekerja profesional guna tercapainya supremasi hukum atau langkah perwujudan tatakelola pemerintahan yang baik.

“Laksanakan proses penegakan hukum secara cerdas, cermat, konsisten dan profesional dengan berlandaskan pada alat bukti, fakta dan kebenaran hukum serta keadilan dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah  dan penghormatan pada  hak asasi manusia. Selain itu, selalu bersikap jujur dan bertanggung jawab Insyaallah saudara akan memperoleh sukses dalam pelaksanaan tugas. Diterima dan dicintai oleh masyarakat pencari keadilan,” pintanya. (m1/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top