BERITA UTAMA

DLH Bombana Ungkap “Dosa” PT SSU

KOLAKAPOS, Rumbia — Masalah pertambangan di PT Surya Saga Utama (SSU) di Kabaena, Bombana, seakan tidak ada habisnya. Pekan lalu aktivitas loading perusahaan tambang nikel itu dihentikan oleh enam staf humasnya. Kini perusahaan asal Rusia itu terindikasi mencemari lingkungan perairan dengan limbah batu bara.

Indikasi tersebut bermula dari pembersihan tongkang bermuatan batu bara untuk produksi PT.SSU. Proses pembersihan tersebut malah menghasilkan limbah hitam di laut, sehingga laut disekitar lokasi tongkang berubah hitam.

Hal tersebut dibenarkah oleh kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bombana, Sitti Sapiah. Ia berujar menyaksikan sendiri pencemaran limbah saat berkunjung pekan lalu bersama stafnya. “Benar (pencemaran, red). Akibat pembersihan limbah batu bara itu, air laut dekat areal izin PT.SSU berubah menjadi hitam. Sehingga dengan begitu menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang bermukim dekat laut,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/3).

Dinasnya telah mengambil sampel air laut tercemar, untuk diperiksa di laboratorium kesehatan Kendari. Pemeriksaan tersebut untuk mengetahui kandungan dan dampak lingkungan dari limbah itu. “Kami sudah ambil sampel air yang tercemar itu dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium kesehatan di Kendari. Kami berharap hasilnya sudah keluar minggu depan,” tuturnya.

Selain pencemaran limbah batu bara, DLH Bombana juga menemukan beberapa masalah seperti pelabuhan jeti yang belum memiliki izin, namun telah beraktivitas. Sitti Sapiah menambahkan pula, aktivitas tambang di areal aliran sungai di sekitar mata air, akan berdampak pada masyarakat sekitar. Apalagi dalam perundangan, itu sudah jelas diaktegorikan sebagai pelanggaran. “Kami (DLH) menjalankan Tupoksi kami sendiri. Mengenai masalah lain, itu urusan instansi masing-masing. Hanya saja disini dibutuhkan pengawasan yang ketat, agar perusahan dalam menjalankan aktivitasnya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan,” tutupnya. (k6/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top