METRO KOLAKA

BNNK dan Rutan Kolaka Teken MoU

Kepala Rutan Kolaka Abbas bersama kepala BNNK Kolaka Eryan Noviandi setelah memandatangani MoU.FOTO:Dadang /Kolaka Pos

Cagah Narkoba di Dalam Rutan

KOLAKAPOS, Kolaka–Tingginya kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Kolaka membuat Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kolaka dan Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Kolaka membuat kesepakatan bersama atau Memorandum of Undestanding (MoU).

MoU ditandatangani kedua institusi ini di aula pertemuan Rutan Kolaka disaksikan oleh Staf Rutan, Staf BNN dan beberapa warga binaan.

“Dengan MoU ini kami berharap masyarakat yang mau mencoba-coba menggunakan narkoba mengurungkan niatnya, termasuk yang mungkin akan mencoba di dalam Rutan,” kepala Rutan Kolaka Abbas.

Abbas menegaskan, pihaknya bersama BNNK Kolaka berkomitmen untuk memberantas narkoba, termasuk jika ada penyalahgunaan yang terjadi di dalam rutan. Dengan kerjasama ini, pengecekan narkoba akan dilakukan secara terus menerus dengan kegiatan pemeriksaan urine dari warga binaan yang dincurigai menggunakan narkoba.

“Kemi siap memberikan informasi kepada BNNK, jika ditemukan narapidana yang mencurigakan,” ujarnya.

Lanjut ia mengatakan, khusus untuk narapidana di Rutan Kolaka, yang terjetar narkoba ada seitar 60 warga binaan namun yang dilakukan pemeriksaan 30 warga binan saja. Oleh karena itu, MoU ini penting agar tidak terjadi lagi adanya taransaksi maupun penggunaan narkoba di rutan.

“Kalau kami dapatkan ada yang transaksi dan memggukan narkoba maka Rutan Kolaka akan secepatnya melakukan kordinasi dengan BNNK Kolala” ungkap Abbas

Semantara itu Kepala BNNK Kolaka, Eryan Noviandi menegaskan pihaknya terus berupaya menekan penyalahgunaan narkoba. Salah satunya melalui Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan masyarakat dan narapidana di Rutan Kolaka.

Masih kurangnya pemahaman masyarakat terhadapa narkoba dan bahayanya menjadi salah satu faktor tingginya kasus narkoba di suatu daerah.

“Masalah lain, kasus inipun tidak terlepas dari bujuk rayu para pengedar dan para bandar-bandarnya yang menawarkan upah tinggi kepada masyarakat sehingga ketika pemahamannya rendah, upah yang ditawarkan tinggi maka dia akan dengan mudah masuk dalam jaringan ini,” pungkasnya.

Setalah melakukan kerjasama dengan Rutan Kolaka BNNK Kolaka maka nantinya BNNK akan melakukan pemeriksaan rutin kepada warga binaan di Rutan Kolaka. Untuk waktunya minimal setahun dua kali dilakukan pemeriksaan.

“Namun jika ada permintaan dari Rutan untuk melakukan pemeriksaan secara mendadak makan BNNK siap melakukan itu. Saya berharap warga binaan yang terjerat kasus narkoba apakah itu sebagai pemakai, bandar mapun kurir setelah menjalani hukuman bisa sadar saat kembali ke masyarakat,” tambahnya (hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top