BERITA UTAMA

Panwas Sebut Sanksi KPUD Kolaka Pembelajaran

KOLAKAPOS, Kolaka–Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Kolaka, Juhardin, menanggapi dingin putusan DKPP. Pemberhentian posisi ketua KPUD dan teguran keras kepada empat komisioner disebutnya sebagai bentuk pelajaran kepada penyelenggara Pilkada.

“Saya pikir, dengan putusan ini menjadi pembelajaran berharga kepada mereka (Komisioner kpud kolaka red),” ungkap Juhardin melalui sambungan telepon, (18/4).

Ia juga mengatakan, dengan putusan ini, telah membuktikan, kalau pelaksanaan tahapan Pemilukada Kolaka sudah tidak bisa di tawar-tawar lagi, sehingga semua tahapan pelaskanaanya sesuai dengan aturan yang berlaku. “Ini sebagai bentuk penegasan juga untuk semua penyelenggara. Bukan hanya lingkup KPU tapi untuk Panwas juga kedepannya agar tidak terulang lagi dan selalu memperhatikan aturan yang berlaku atau sudah ditetapkan,” tambahnya lagi.

Dimintai pendapatnya terkait sanksi tersebut, Juhardin mengaku tidak memiliki wewenang untuk menjustifikasi. “Saya pikir, sanksinya jelas, yakni pemberhentian jadi ketua dan teguran keras. Saya tidak punya tupoksi untuk memberikan penilaian. Karena, sudah merupakan wewenang dari DKPP melalui persidangan,” jelasnya.

Untuk itu katanya, pihaknya sangat berharap agar secepatnya dilakukan pleno untuk menetapkan Ketua KPUD Kolaka yang baru, sehingga tidak ada kekosongan dan tahapan terus berlanjut. “Kami harapkan secepatnya untuk pleno penetaan Ketua KPU Kolaka yang baru. Dan kedepannya untuk tetap supaya berhati-hati,” harapnya.

Sementara itu, Komisioner KPUD Kolaka Hasnawati mengatakan, dengan kejadian ini pihaknya menerima dengan lapang dada, sehingga dalam waktu dekat ini akan segera menentukan pengganti Lukman sebagai Ketua KPUD Kolaka. “Secepatnya akan kami pleno untuk menentukan ketua KPUD Kolaka setelah kami akan kembali ke Kolaka. Sebab, saat ini kami masih di Jakarta. Kami juga pastikan, dengan kejadian ini, tidak ada pengaruhnya terhadap tahapan Pilkada Kolaka. Ini hanya hanya pergantian Ketua saja,” tutupnya. (ing/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top