BERITA UTAMA

Polisi Lidik Dugaan Keracunan Makanan, 20 Santri Ponpes Ibnu Abbas

Kondisi dua orang santri wanita dari Ponpes Ibnu Abbas masih tergolek lemah dibangsal perawatan kamar Kamboja wanita RSUD Muna Jumat pagi (20/4)

KOLAKAPOS, Raha — Penyidik Polres Muna akhirnya melakukan pemeriksaan di Pondok Pesantren (Ponpes) Ibnu Abbas kelurahan Mangga Kuning kota Raha Jumat, (20/4). Pemeriksaan tersebut dilakukan lantaran pada Kamis malam (19/4), 20 santri yang terdiri dari 14 santri laki-laki, enam Santri perempuan, serta satu pembina Ponpes dilarikan ke RSUD Muna dengan kondisi lemas, pusing dan mual-mual.

Polisi melakukan pengumpulan barang bukti berupa bungkusan nasi kotak dan air mineral dari galon dapur Ponpes yang diduga dikonsumsi oleh para santri sebelum masuk rumah sakit. Kasat Reskrim Polres Muna, Iptu Fitrayadi yang ditemui usai pengumpulan barang bukti mengatakan belum dapat memastikan kasus keracunan makanan atau tidak. Karena barang bukti yang mereka ambil dari Ponpes siang itu baru akan diperiksa di laboratorium. “Tentang apa penyebab para santri mual-mual dan masuk rumah sakit, saya belum dapat memberikan keterangan lebih jauh. Masih lidik,” tandasnya.

Terpisah, Pimpinan Ponpes Ibnu Abbas Ustadz Hasrullah mengatakan, 20 santri dan satu pembina Ponpes dilarikan ke RSUD Muna pada Kamis malam. Namun, 18 orang santri diantaranya sudah membaik sehingga diistirahatkan di Ponpes dan dirumah santri masing-masing. “Kalau dugaan keracunan kita tidak bisa pastikan. Tapi keterangan dokter yang menangani mereka di RSUD, dugaannya keracunan makanan. Alhamdulillah setelah di tangani dokter mereka sudah membaik. Sekarang yang masih dirawat satu pembina dan dua santri wanita. Yang dua ini ada riwayat penyakit lambung. Namun Alhamdulillah semua kondisinya sudah membaik,” katanya.

Sementara itu, hingga detik ini pihak RSUD Muna belum ada yang dapat memberikan keterangan terkait insiden yang dialami oleh puluhan santri Ponpes Ibnu Abbas yang mendapatkan perawatan medis rumah sakit dari Kamis malam (19/4) hingga Jumat, (20/4). (m1/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top