METRO KOLAKA

2017 BNN Rehabilitasi 77 Warga Pecandu Obat Terlarang

KOLAKAPOS, Kolaka — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kolaka mengeluhkan kurangnya kesadaran masyarakat khususnya pecandu narkoba untuk direhabilitasi. Kepala BNNK Kolaka, Eryan Noviandi kepada Kolaka Pos mengatakan kurangnya kesadaran masyarakat Kolaka untuk melapor karena takut yang bersangkutan akan dilakukan penahanan.

“Perlu saya tegaskan bahwa rehabilitasi rawat jalan di Klinik Pratama BNNK Kolaka itu gratis. Bagi masyarakat yang ingin rehabilitasi silahkan datang ke klinik kami, kalau ada anggota saya yang minta bayar, lapor ke saya. Begitu juga identitas masyarakat yang ingin direhabilitasi akan kami jaga,” jelasnya.

Lanjut ia mengatakan pada 2017 lalu, BNNK Kolaka berhasil merehabilitasi sebanyak 77 orang dari target yang diberikan oleh BNN pusat untuk merehabilitasi sebanyak 75 orang. Target tersebut mampu direalisasikan melalui Operasi Bersih Narkoba (Bersinar) yang dilakukan.

“Target yang diberikan kepada kepada kami untuk merehabilitasi rawat jalan adalah 75 orang, dan kami mampu merealisasikan sebanyak 77 orang. Dari 77 orang itu, ada 55 orang yang datang langsung kepada kami, sementara 22 orang lainnya melalui Operasi Bersinar,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini Kabupaten Kolaka sudah tidak lagi berada pada zona merah penyalahgunaan narkoba. Meski demikian, ada beberapa titik yang dinilai masih rawan peredaran narkoba, seperti di Kecamatan Latambaga, Kolaka, dan Pomalaa.

“Akhir tahun 2017 lalu, Kabupaten Kolaka sudah tidak lagi masuk zona merah, tetapi memang masih ada sejumlah titik rawan peredaran narkoba. Untuk itu, tahun ini kita akan segera bentuk 12 posko satgas anti narkoba di semua kecamatan di Kolaka,” tutupnya. (hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top