BERITA UTAMA

Tanpa Gugatan, KPU Tetapkan Pleno Rekapitulasi

BBesok (10/7), batas akhir gugatan bagi pihak yang tidak terima hasil pleno rekapitulasi pemilihan gubernur maupun bupati oleh KPUD Kolaka. Jika sampai besok tidak ada gugatan yang didaftarkan ke Mahkamah Konstitusi, maka KPUD Kolaka akan menetapkan pemenang Pilkada sesuai hasil pleno.

Sejatinya, kata ketua KPU Kolaka, Nur Ali, aturan KPU hanya mensyaratkan batas akhir gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) rapat pleno rekapitulasi, dilakukan maksimal tiga hari pasca penetapan. Sebagaimana diketahui, pleno rekapitulasi berlangsung hingga 6 Juli dini hari. Artinya gugatan paling lama diterima tanggal 9 Juni. Namun karena di dalamnya termasuk hari Minggu (8/7), maka ditambah sehari lagi. “Kalau Minggu tidak terhitung, berarti sampai tanggal 10 Juli 2018,” terangnya.

Jika tenggang waktu yang diberikan itu tidak ada gugatan maka KPU secara resmi akan mengumumkan dan menetapkan pemenang pasangan calon Pilbup Kolaka. “Kalau tidak ada gugatan ya kita akan menetapkan pemenang nya,” ungkapnya.

Nur Ali juga menjelaskan mengacu ke pasal 158 UU Pemilu, perselisihan yang akan dilayani MK hanya berkaitan dengan hasil. MK juga hanya memproses gugatan jika selisih antara pasangan calon dengan presentasi yang sudah ditentukan. “kalau mengacu aturan memang ada syaratnya dan batasan untuk melakukan gugatan, tapi terserah calon, kita intinya kalau tidak ada yang melakukan registrasi gugatan ya sesuai aturan kita akan tetapkan pemenangnya,” ujarnya. (cr4/c)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top