METRO KOLAKA

Pengguna Narkoba di Kolaka Mengalami Penurunan

Suasana Periangan Hari Anti Narkoba Indonesia di Kolaka.FOTO:Dadang/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka–Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kolaka memastikan saat ini penggunaan Narkoba di Kolaka sudah mengalami penurunan. Awanya Kolaka masuk Zona merah peredaran dan penggunaan pada 2012 penggunanya terdeteksi 3.500 masyarakat Kolaka telah menggunakan narkoba. Namun dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat pada 2018 ini pengguna narkoba saat ini 1.998 jiwa. Dan setelah mengalami penurunan drastis tersebut Kolaka sudah tidak masuk dalam Zona merah dan saat ini telah masuk zona biru.

Kepala BNNK Kolaka Kolaka Eryan Noviandi mengatakan upaya yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Kolaka,masyarakat, BNN Kolaka dan penegak hukum telah membuahkan hasil yaitu penurunan penggunaan narkoba di Kolaka. Pada 2012 pengguna Narkoba di kolaka mencapai 3.500 orang dan pada 2018 ini pengguna narkoba turun menjadi 1.998 jiwa.

“Untuk jenis narkoba yang di gunakan adalah jenis Sabu-Sabu, Ganja dan pada awal Januari BNN berhasil menemukan tembakau gorila. Namun setelah pengedar mendapatkan pengetahuan bahaya tembao Gorila maka peredaran di Kolaka sudah tidak ada. Namun untuk narkoba jenis sabu hingga saat ini masih banyak beredar di Kolaka,” ujar Eryan.

Lanjut ia mengatakan walaupun saat ini jumlah pemakai narkoba di Kolaka mengalami penurunan,namun BNN dan pemerintah Kabupaten serta aparat kepolisian tidak akan puas. Para pelaku pengedar harus tetap diawasi oleh masyarakat. Narkoba adalah barang haram dan merusak masadepan anak bangsa.

“Walaupun turun jumlah pemakainya, kita semua harus bekerjasama dan kejahatan narkoba adalah kejahatan luar biasa sehingga penangannya juga secara luar biasa. Semua elemen harus bisa melakukan pencegahan peredaran narkoba di Kolaka. Kita harus siap perang melawan bandar narkoba demi generasi penerus bangsa,” tambahnya.

Sementara itu Asisten pemerintahan dan umum Pemkab Kolaka H. Muh Bakri mengatakan akan terus melakukan upaya pencegahan narkoba di Kolaka untuk masuk kekolaka. Kolaka merupakan daerah yang terbuka, naroba bisa masuk dari mana saja. Karena itu upaya pencegahan narkoba harus dilakukan secara bersama.Kolaka juga telah membuat surat keputusan mengenai satgas anti narkoba setiap kecamatan. Itu adalah salah satu upaya untuk melakukan pencegahan dini narkoba masuk Kolaka.

“Semua masyarakat harus melakukan pengawasan terhadap masyarakat yang kemungkinan akan melakukan peredaran narkoba. Kami tidak mau Kolaka menjadi sasaran para pengedar narkoba, karena itu kita semua harus melakukan pencegahan secara bersama mulai dari pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat semuanya harus melakukan antispasi dini,” tuturnya.(hud)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top