METRO KOLAKA

Pindah Partai, Anggota DPRD Harus Mundur Permanen

KOLAKAPOS, Kolaka–Sebaiknya anggota DPRD Kolaka berpikir panjang jika memiliki niat pindah partai saat Pilcaleg 2019 nanti. Sebab, jika hal itu dilakukan, maka jabatan terhormatnya sebagai anggota DPRD harus rela diberikan pada yang lain. Karena, KPU saat ini memiliki aturan yang sangat ketat.

Ketua KPUD Kolaka Nur Ali mengatakan, berdasarkan PKPU No 20 tahun 2018, jika ada anggota dewan yang pindah Parpol dan maju kembali sebagai Caleg, maka orang tersebut harus mundur.

“Itu sudah jelas telah diatur dalam PKPU. Ketika yang bersangkutan bergeser atau pindah partai. Orang yang bersangkutan harus mengundurkan diri atau siap untuk di PAW,” ungkapnya kemarin.

Ia juga mengatakan, jika hal itu tetap dilakukan dan ingin tetap mengelabui penyelanggara. Namun sistim yang telah dimiliki KPU saat ini tidak bisa diperbodohi atau dikelabui. Karena saat ini KPU telah memakai aplikasi. Sehingga, jika ada orang yang bersangkutan terdaftar di dua partai. Itu telah ditolak oleh aplikasi yang ada.

“Jadi, aplikasi ini bisa mengidentifikasi adanya yang ganda partai. Dan jika ada yang ditemukan, aplikasi ini akan menolak orang tersebut sehingga harus ada perbaikan,” tuturnya.

Untuk itu katanya, sebaiknya jika ada ingin coba-coba berpikir memang jika ada memiliki niat. Sebab, ada konsenkuesi yang harus diterima. Hal ini katanya, bukan hanya berlaku para anggota dewan saja. Namun berlaku pula pengurus Parpol lainnya yang ingin pindah partai. (ing)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top