BERITA UTAMA

Ternyata Sainal Amrin Jadi “Kutu Loncat”

Foto, Partai Gerindra Kabupaten Kolaka saat menyerahkan DCS kepada KPU.FOTO:La Inga/Kolaka Pos

Musdalim Zakir Turut Pindah Partai

KOLAKAPOS, Kolaka–Menjadikan keluarga sebagai alasan mundur dari kursi ketua DPD Hanura Sultra, ternyata Sainal Amrin, tengah merancang “masa depan” baru bersama Gerindra. Ya, Sainal Amrin dipastikan menjadi politisi kutu loncat alias berpindah partai dari Hanura ke Gerindra pada Pilcaleg ini.

Tidak hanya Sainal Amrin yang tercatat berpindah partai di Pilcaleg Kolaka. Ada juga nama Musdalim Zakir, ketua PKPI Kolaka yang kini berbaju Gerindra.

Komisioner KPUD Kolaka Aidil Adha membenarkan Sainal Amrin dan Musdalim Zakir termasuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Gerindra. Terkait penegakkan aturan bahwa politisi kutu loncat wajib di PAW saat nyaleg dipartai lain, ia mengaku bukan kewenangannya. Namun ia melanjutkan, ketika menyerahkan DCS, partai harus melengkapi formulir rekomendasi dari Sekretariat dewan terkait Proses PAW. “Kalau PAW, itu merupakan kewenangan internal partai lamanya. Kami hanya melakukan verifikasi berkas. PAW bukan kewenangan KPU,” ungkapnya, Selasa (17/7).

Berdasarkan DCS Gerindra, Sainal Amrin masuk dan Musdalim Zakir berada pada Dapil Kolaka I yang meliputi Kecamatan Kolaka dan Latambaga.

Ditempat yang lain, Sekretaris DPC Hanura Kolaka, Asman Aras mengatakan, akan memproses PAW Sainal Amrin setelah Hanura merampungkan pendaftaran DCS. “Kami, masih fokus penyerahan DCS dulu kepada KPUD Kolaka. Setelah itu, baru kami akan lakukan proses PAWnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC Gerindra Kolaka Muhammad Abdu menjelaskan, masuknya nama kedua politisi tersebut sebagai DCS Gerindra, bukan karena latar belakang mereka sebagai anggota DPRD Kolaka. Namun keduanya telah menunjukkan surat pengunduran diri dari Parpol sebelumnya, sehingga dianggap telah memenuhi syarat. Apalagi, keduanya juga pernah menajdi bagian dari Gerindra. “Keduanya kembali berjuang bersama Gerindra. Kami juga tidak kekurangan kader sehingga kami terima sebagai DCS. Tapi, mereka mendaftar dan telah memenuhi persyaratan,” tuturnya melalui seluler. (ing/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top