BERITA UTAMA

Hoaks, 468 Kuota CPNS untuk Muna

KOLAKAPOS, Raha–Kabupaten Muna menerima 468 kuota penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Hal tersebut berdasarkan informasi CPNS yang diunggah di media sosial (Medsos) oleh pemilik akun Facebook (FB), Jhum Alhya’jhe tertanggal 19 Juli 2018. Dalam unggahannya itu, Jhum Alhya’jhe membubuhkan komentar dengan penjelasan “Daftar Kabupaten/Kota lingkup Prov. SULTRA yg terdaftar dlm penerimaan CPNSD 2018..
Gimana dgn DOB (MUNA BARAT, BUTON SELATAN, & BUTON TENGAH) ya???” tulisnya

Kemudian, dalam unggahan creenshot sebuah informasi data CPNS, untuk kuota Provinsi Sultra diberi lingkar berwarna orange mencakup satu untuk Provinsi Sultra dan 12 untuk daerah salah satunya yakni kabupaten Muna. Data tersebut sebagai berikut; penerimaan CPNS untuk pemerintah lingkup Provinsi Sultra sebanyak, 163 kuota, Kabupaten Konawe 407 kuota, Buton 270, Muna 468, Kolaka 254, Konawe Selatan 413, Kolaka Utara 226, Bombana 177, Wakatobi 153, Buton Utara 130, Konawe Utara 160, Kota Kendari 318, dan Kota Baubau 116 kuota.

Namun, informasi yang berkembang di Medsos itu terkait dengan kuota CPNS untuk Muna langsung di bantah oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Muna, La Kusa. Bahkan Ia menegaskan bahwa format tersebut tidak benar alias hoaks. “Hingga detik ini, kita belum ada pemberitahuan resmi dari lembaga manapun yang bertanggung jawab baik dari bidang informasi kepagawaian KemenPAN-RB maupun BKN. Jadi dengan adanya informasi itu, kami nyatakan bahwa informasi itu hoaks karena sudah di klarifikasi oleh dua lembaga yakni Kepala Biro Humas BKN pada bulan November 2017 dan kembali di klarifikasi oleh Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik KemenPAN-RB pada Juni 2018,” tegasnya.

Olehnya itu mantan Kabag Humas Pemda Muna ini mengingatkan kepada seluruh masyarakat terutama masyarakat kabupaten Muna agar tidak mudah percaya dengan informasi CPNS yang disebar di Medsos tersebut. “Tolong kepada masyarakat agar mencari informasi yang benar. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum tentu kebenarannya,” pintahnya

Terkait dengan maraknya penipuan berkedok pengrusan CPNS dengan meminta imbalan uang hingga puluhan juta rupiah dengan mengatas namakan Kepala BKSDM Muna, maka La Kusa menekankan supaya masyarakat tidak percaya dan apabila menemukan hal tersebut maka oknum itu segera dilaporkan ke pihak yang berwajib. “Saya berharap bagi teman-teman masyarakat Muna keseluruhan, kalau di datangi oleh oknum-oknum tertentu menyangkut informasi CPNS baik itu eks K2 maupun umum jangan di percaya. Apalagi kalau minta uang, langsung laporkan ke polisi.
Kalau toh ada yang menelpon mengatas namakan saya, segera telpon saya di 0822 9141 8626 atau di 0822 9316 8996. Kalau di luar dari nomor itu, berarti bukan nomor saya, dan itu adalah oknum yang mengatas namakan saya,” tandasnya. (m1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top