BERITA UTAMA

Hasbi Mustafa : Banyak Oknum Kadis Bekerja tak Serius

KOLAKAPOS, Kolaka–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Hasbi Mustafa menilai, ada beberap oknum Kepala Dinas yang ada di Kabupaten Kolaka selama ini bekerja tidak serius. Sebab, berdasarkan hasil reses masa sidang ke dua DPRD Kolaka yang saat ini sementara berlangsung, masih saja ada yang ditemukan tidak sepenuhnya menjalankan beberapa program andalan bupati dan wakil bupati Kolaka. Diantaranya katanya, pada bidang pendidikan, kesehatan serta infrastruktur jalan masih ada yang sangat memprihatinkan.

“Saya lihat, ada beberapa oknum kadis dan tidak paham dengan program SMS berjaya saat ini untuk kesejahteraan masyarakat. Bahkan seakan-akan ada yang mencoba-coba untuk berbuat nakal. Karena, yang selama ini diperintahkan, malah ada yang tidak dilaksanakan,” ungkapnya kepada wartawan Kolaka Pos ini, Jumat (20/7).

Untuk sektor pendidikan misalnya. Ada salah satu sekolah yang sudah termakan usia dan memprihatinkan untuk diusulkan anggarannya agar diperbaiki, tapi tidak dilakukanan. Padahal katanya muridnya lumayan banyak, yakni tepatnya di Konaweha. “Seharusnya mengusulkannya menjadi skala prioritas. Tapi ini tidak dilakukan. Jangan hanya yang lainnya diusulkan yang bukan menjadi skala prioritas,” keluhnya.

Lain halnya katanya, dengan beberapa aspirasi yang ada di Kecamatan Iwoimendaa, Wolo dan Samaturu. Hampir semua masyarakat yang ada pada Kecamatan itu, masih mengeluhkan sarana infrastruktur jalan yang konidisinya memprihatinkan. Karena, warga merasa kesulitan mengangkut hasil produksinya untuk sampai kepada pembeli atau perkampungan. Begitu juga dengan irigasi persawahan, masih ada warga yang mengeluhkannya untuk perbaikan. Hal ini kata Hasbi sangat penting, khususnya irigasi sawah, karena untuk mendukung program pemerintah pusat dalam swasembada pangan. Selain itu, warga juga mengharapkan agar ada penambahan ruang rawat inap pada puskesman Iwoimendaa. Mengingat, lokasinya berada jauh dari pusat Kabupaten.

“Jadi, ini semua masih kami temukan dilapangan dan disampaikan langsung saat proses tanya jawab berlangsung dengan masyarakat,” jelasnya yang sudah melaksanakan reses selama tiga hari dan akan berlangsung selama enam hari.

Untuk itu kata Politisi Hanura ini, pihaknya sangat berharap agar instansi yang terkait melakukan pendataan, sehingga pada saat pengusulan di DPRD nanti untuk pembahasan anggaran, bisa diprioritaskan demi terciptanya kesejahteraan masyarakat Kolaka.

“Saya harap semuanya bisa ditelusuri. Dan kalau ada oknum kadis yang tidak melaksanakannya sebaiknya dievaluasi. Khususnya pada periode kedua nanti untuk penajaman program,” tuturnya. (ing)

Bagikan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top