BERITA UTAMA

Inspektorat Selidiki Jual Beli Randis di Muna

ilustrasi/net

KOLAKAPOS, Raha — Dugaan jual beli kendaraan dinas (Randis) roda dua seharga Rp3,5 juta perunit di Dinas Kesehatan (Dinkes) Muna mulai diselidiki oleh Inspektorat kabupaten Muna. Hal tersebut diungkap Inspektur, Kuwanto

Menurutnya, Ia telah membentuk tim guna menyelidiki dugaan jual beli kendaraan dinas yang terjadi di bagian perencanaan Dinkes Muna. “Kita sudah turunkan tim untuk memanggil Laode Arifin Kase (Kasubag Perencanaan Dinkes Muna, red). Tapi dia masih keras kepala,” ucapnya via seluler, Kamis (26/7).

Lebih lanjut Kuwanto mengatakan, selain melakukan pemeriksaan terhadap Kasubag Perencanaan Dinkes Muna, pihaknya juga akan mengambil keterangan dari para Kepala Puskesmas. “Kita akan cek ke para Kepala Puskesmas terkait dugaan pungli itu,” tandasnya.

Terpisah, ketua Koalisi Masyarakat dan Mahasiswa Pemerhati Hukum (KMMPH), Muhammad Amir Saban menilai, jual beli Randis dalam institusi pemerintahan merupakan tindakan pidana. “Saya kira ini adalah sebuah pelanggaran dan ini jelas-jelas pungli karena kendaraan dinas itu digunakan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Nah kalau kendaraan dinas saja sudah diperjual belikan tentu pelayanan kepada masyarakat tidak akan maksimal dan saya kira ini adalah masuk dalam kategori pidana,” ujarnya.

Olehnya itu Amir mendesak aparat penegak hukum supaya secepatnya melakukan penyelidikan. Hal tersebut bertujuan untuk membuat efek jera terhadap oknum-oknum ASN di lingkup Pemda Muna yang kerap melakukan tindakan pungli. “Jual beli kendaraan dinas selama ini di Raha (Pemda Muna, red) ibarat hantu, cuma sering didengar tapi tidak pernah ada yang diusut tuntas. Saya mendesak kepada pihak berwajib agar segera mengambil langkah-langkah hukum agar ada efek jera dan kedepannya hal-hal seperti ini tidak lagi terjadi sebagai harapan mewujudkan pemerintahan yang bersih bebas KKN,” tandasnya. (m1/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top