METRO KOLAKA

Sejak Moratorium, Kolaka “Kehilangan” 750 ASN

Kepala Bidang Mutasi dan Kepangkatan BKPSDM Kolaka, Hasimin

KOLAKAPOS, Kolaka —Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten Kolaka, menyebutkan sebanyak 150 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemda Kolaka telah memasuki usia pensiun tahun ini. Mereka adalah guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya yang tersebar di sejumlah SKPD. Akibatnya, Pemda Kolaka kini mengalami kekurangan jumlah PNS.

Kepala Bidang Mutasi dan Kepangkatan BKPSDM Kolaka, Hasimin menuturkan, dengan pensiunnya 150 pamong tersebut maka saat ini Pemda Kolaka saat ini cukup kekurangan jumlah PNS. Meski demikian, terang Hasimin, untuk mengatasi kekurangan PNS itu pemerintah daerah banyak merekrut tenaga honorer. Sebab, jika harus menunggu adanya PNS, maka dikhawatirkan pelayanan terhadap masyarakat akan terganggu karena kekurangan tenaga ASN tersebut.

Hasimin mengungkapkan, sejak pemerintah pusat memoratorium penerimaan PNS pada 2014 lalu, PNS di Pemda Kolaka terus berkurang karena pensiun. Karena setiap tahun sekira 150 PNS dinyatakan pensiun. Baik yang karena telah memasuki usia pensiun maupun disebabkan karena pensiun dini atau meninggal dunia. “Sejak moratorium itu, Pemda Kolaka sudah kekurangan 750 PNS karena pensiun,” ujarnya.

Hasimin berharap, tahun ini pemerintah pusat akan segera membuka penerimaan PNS secara umum. Harapan itu kini semakin nyata, sebab beberapa waktu lalu BKPSDM Kolaka melalui BKD Sultra diberi kesempatan untuk mengusulkan 150 kuota untuk jatah PSN di lingkup Pemda Kolaka tahun ini. “Beberapa waktu lalu kita sudah ajukan usulan kuota itu ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Tenggara. Insya Allah jatah 150 itu bisa kita dapatkan, karena merujuk pada syarat belanja pegawai daerah maka Pemda Kolaka sudah memenuhi syarat itu,” tandasnya. (kal/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top