BERITA UTAMA

Panwas Belum Bisa Beri Sanksi Caleg Curi Start Kampanye

KOLAKAPOS, Kolaka — Beberapa bakal calon anggota legislatif di Kolaka sudah mulai melakukan kampanye baik melalui media sosial maupun menyebar beberapa tanda gambar seperti stiker dan baliho. Padahal masa kampanye belum waktunya. Mereka sudah dikategorikan curi start kampanye.

Terkait hal itu, Ketua Panwas Kolaka, Juhardin yang dikonfirmasi (6/8) mengatakan pihaknya belum bisa memberikan sanksi kepada mereka yang sudah melakukan curi start kampanye tersebut.
“Kita belum bisa kasih sanksi, karena selain mereka belum terdaftar sebagai daftar calon tetap, kita juga belum punya regulasi,” katanya.

Namun Juhardin mengakui jika apa yang dilakukan oleh Bacaleg tersebut memang sudah melanggar dan diluar tahapan. “Sebenarnya memang sudah melanggar, karena belum waktunya sudah kampanye, di surat edaran itu nda boleh kampnye logo,nomor urut dan dapil, apa yang mereka lakukan itu diluar tahapan, ” ungkapnya.

Bahkan kampnye di media sosial, kata Juhardin, akunya harus terdaftar. “Ke depannya itu, akun media sosial juga itu harus di daftar nantinya,” terangnya.

Menyikapi hal tersebut, Juhardin mengatakan pihaknya hanya bisa memberikan himbauan agar hal tersebut jangan lagi dilakukan. “Kta hanya bisa menghimbau kepada Parpolnya agar memperhatikan jadwal kampanye, dan itu sudah kita lakukan, domainnya sekarang memang ke parpol, kekalau bacalegnya belum bisa karena mereka belum masuk daftar tetap, jadi hanya sebatas di parpolnya, agar parpolnya dapat menghimbau juga bacalegnya,” terangnya.

Dia juga berharap, himbauan Panwas tersebut dapat diteruskan oleh parpol untuk ditindak lanjuti kepada para bacalegnya. Bahkan kata Juahardin, jika masih ada bacaleg yang melakukan hal tersebut, dia juga menghimbau masayarakat untuk jadi pemilih cerdas dengan tidak memilih caleg yang tidak taat aturan. “kita juga menghimnbau masyarakat agar cerdas memilih caleg, jangan pilih mereka yang tidak taat azas dan aturan, salah satunya yang seperti ini, kan sudah melanggar sebenarnya itu,” terangnya. (mir/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top