BERITA UTAMA

Bandar Sabu-Sabu di Muna Ditembak Polisi

Dua orang bandar sabu-sabu di Muna ini ditangkap Polisi akhir pekan lalu. Satu orang ditembak kakinya

Rekan Tersangka Honorer di Pengadilan Agama Ikut Diamankan

KOLAKAPOS, Raha — Salah seorang bandar narkoba jenis sabu-sabu TF alias I (29) terpaksa dilumpuhkan dengan satu butir peluru kepolisian. Hal tersebut dilakukan lantaran pemuda lorong siswa jalan pendidikan kelurahan Watonea kecamatan Katobu kota Raha/Muna ini mencoba melakukan perlawanan dengan cara melarikan diri dari sergapan Satnarkoba Polres Muna saat tersangka akan melakukan transaksi jual beli sabu-sabu di jalan kontukowuna kelurahan Mangga Kuning kecamatan Katobu kota Raha pada Sabtu sore (11/8)

Kasat Narkoba Polres Muna AKP Muh Ogen Sairi mengungkapkan, tersangka sudah masuk dalam daftar target operasi kepolisian. “Kami melakukan pembuntutan terhadap tersangka I yang menggunakan mobil Avanza warna hitam DT 5161 LA kemudian sekitar pukul 16.00 Wita bertempat di jalan Kontukowuna saat tersangka akan melakukan transaksi, personil satresnarkoba langsung melakukan penangkapan. Namun tersangka mencoba melarikan diri melewati lorong-lorong kecil, tetapi tersangka dapat ditangkap dengan di tembak kakinya menggunakan peluru karet,” ucap eks Kapolsek Katobu pada koran ini kemarin

Lebih lanjut perwira polri berpangkat tiga balok dipundak ini mengatakan, selain mengamankan tersangka, saat itu pihaknya juga mengamankan mobil yang digunakan oleh tersangka untuk transaksi narkoba dan rekan tersangka yakni M alias C (31). Belakangan diketahui bekerja sebagai tenaga honorer di kantor Pengadilan Agama Raha. “Total barang bukti sabu-sabu 52,27gram,” uangkap Ogen.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kata Ogen, tersangka dikenakan Pasal 132 ayat (1) jo Pasal 114 Ayat (2) subs Pasal 112 Ayat (2) UU RI NO.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 20 tahun kurungan penjara maksimal hukuman mati. (m1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top