BERITA UTAMA

Kesehatan Ratusan Jamaah Haji Sultra Terjaga

Pengarahan kepada jamaah haji saat mengunjungi Jabal Rahmah. Bukit tempat bertemunya nabi Adam dan hawa setelah ratusan tahun terpisah. Foto TKHI kloter 23 Embarkasi UPG for Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Makkah — Sudah sepekan jamaah haji asal Sulawasi Tenggara (Sultra) Kloter 23 beranggotakan ratusan jamaah terdiri kabupaten Kolaka, Muna dan Wakatobi berada di tanah suci Makkah, hingga kini kesehatan jamaah tergolong baik.

Ketua Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), Kloter 23 Embarkasi UPG, Kamrullah mengatakan, masalah utama saat ini di Makkah adalah suhu yang tinggi berkisar 38 hingga 45 derajat celcius dengan sesekali disertai angin kencang. Jadi untuk mengatasi hal tersebut, dirinya bersama tim lainnya yakni Tukatman dan Hamsina melakukan pemeriksaan kesehatan setiap hari.

“Alhamdulillah setelah seminggu di tanah suci, tingkat kesehatan jamaah tergolong baik. Setiap harinya kami dari tim kesehatan Haji Indonesia melakukan pelayanan kesehatan yang dipusatkan di loby hotel. Rata-rata yang berobat sebanyak 30 orang perhari tapi semuanya tergolong sakit ringan.
Ada satu orang pasien dari Wakatobi yang dikontrol ke sektor. Jamaah tersebut luka bakar di telapak kaki karena pulang dari mesjid tidak memakai alas kaki karena alas kakinya hilang,” ungkapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, lanjut Kamarullah, tim kesehatan senantiasa menghimbau jamaah untuk banyak minum, memakai masker, payung dan kacamata hitam, serta secara rutin menyemprotkan air ke muka dan kepala. Selain semprotan air, jamaah haji tahun ini juga mendapatkan payung, kacamata hitam dan masker.

“Kami juga menganjurkan untuk menjaga kesehatan dengan pola hidup bersih dan sehat, cukup istirahat, mengurangi aktivitas diluar ibadah seperti belanja dan tidak memaksakan diri selalu ke Masjidil haram untuk shalat guna menjaga kondisi menghadapi puncak ibadah haji yaitu wukuf di Arafah,” paparnya.

Ia menambahkan, jamaah haji kloter 23 di Makkah tergabung dalam sektor 4 di distrik Raudah dekat dengan kantor gubernur Makkah, menghuni hotel Deyar ar-raudhah.

“Patut disyukuri karena jamaah kloter 23 menampati 1 hotel saja. Banyak kloter yg menempati 2 hotel berbeda,” tandasnya. (hrn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top