BERITA UTAMA

Janji Kepala Disperindag Muna, Datangkan Mesin Oven Kayu Belum Direalisasikan

KOLAKAPOS, Raha — Masih ingat janji Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Muna, Sukarman Loke untuk mendatangkan mesin oven kayu di desa Bangunsari dalam waktu dua Minggu terhitung mulai Senin, (30/7) hingga Senin, (13/8). Namun pada kenyataannya hingga hari ini Selasa, (14/8) mesin tersebut belum nampak terlihat di desa Bangunsari kecamatan Lasalepa kabupaten Muna.

Saat di konfirmasi terkait mesin kayu yang dibelinya menggunakan anggaran DAK 2017 seharga Rp132. 088.000 tersebut, Kadis Perindag Muna, Sukarman Loke beralibi bahwa kapal pengangkut mesin oven kayu tersebut sedang berlabuh di pelabuhan kota Bau-Bau. “Kalau hari ini tiba di Bau-Bau, paling dua hari akan datang tiba disini (Muna. Red),” alibinya.

Sukarman bersikukuh bahwa Perindag bersama rekanan CV. Mondolalo tidak melakukan pengadaan barang fiktif. Hal tersebut Ia buktikan dengan memperlihatkan foto secarik kertas bukti pengriman barang, dan dua buah faktur pembilian barang. “Percayalah yang begitu tidak mungkin fiktif. Tidak berani orang fiktifkan sesuatu kalau untuk masyarakat. Beda kalau jalan, jalan misalkan tiga kilo ko bikin dua stengah, tidak ditahu. Tapi kalau yang begitu (mesin oven kayu. Red) yang akan dipergunakan oleh masyarakat lalu pengadaan fiktif, sama saja ko bunuh diri,” ucapnya

Berdasarkan foto bukti surat pengriman barang dan faktur pembelian barang tercantum bahwa pengiriman jenis barang mesin kayu tersebut dilakukan oleh PT. Muna Safira Jaya Utama (MSJU) dikirim pada tanggal 04/08/2018 ditujukan pada penerima PT. Jasa Tunggal Bahari beralamat jalan Kali Mas Baru Surabaya.

Berikutnya, foto faktur belanja barang dari CV. AKS Jakarta ke pembeli barang CV. Modolalo, tercantum satu unit barang buatan China dengan nama kode barang AKS-AX2259 Wood Dryng Mch seharga Rp132.088.000 di beli di Jakarta 20 November 2017 cap tandatangan dengan materai 6000.

Kemudian pada foto faktur belanja barang kedua, dari CV. AKS Jakarta ke pembeli barang CV. Modolalo tercantum satu unit aneka mesin buatan China dengan kode AKS-JL80L Collecting Oil Changer Ma seharga Rp2.178.00. Barang dibeli pada 13 Maret 2018 cap dan tandatangan serta materai 6000 terlihat.

Saat dikonfirmasi terkait adanya beberapa kejanggalan yang terdapat dari lampiran pengriman barang, dan dua faktur bukti belanja barang yang dilakukan oleh rekanan Disperindag Muna tersebut dan prihal dugaan pengadaan barang fiktif ke Kejaksaan Negeri Muna, Namun pihak Kejakasaan seolah tutup mata atas persoalan tersebut. “Saya koordinasikan dulu sama Kasi Pidsus,” singkat Plt Kajari Muna yang juga menjabat sebagai Kasi Intel, Laode Abdul Sofyan. (m1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top