BERITA UTAMA

Tiga ASN di Bombana Absen Saat Pelantikan dan Pengukuhan

KOLAKAPOS, Rumbia —Sekretaris kabupaten Bombana Burhanudin Hs Noy kembali melakukan pelantikan jabatan administrasi,pengawasan dan fungsional pada lingkup organisasi perangkat daerah di aula kantor bupati,Kamis (16/8).
Dari dua puluh sembilan pejabat yang di lantik dan di kukuhkan tercatat tiga di antaranya tidak hadir.

Mereka adalah Rizam,Skm golongan III/C bertugas sebagai sekretaris kantor kecamatan Rumbia,Kasmin Golongan III/b selaku kepala sub bagian Kepegawaian dan perlengkapan kantor kecamatan Kabaena tengah dan Hendrawan Golongan III/b kepala seksi perekonomian dan Pengembangan kantor kecamatan Matausu.

Usai pelantikan di sela waktu saat ditemui awak media kata Burhanudin pelantikan dan pengukuhan ini untuk mengisi jabatan kosong sesuai dengan amanah PP No 11 tahun 2017 terkait Menajemen ASN.

Mengenai tiga pejabat yang hadir berdasarkan pihak dari instansi tehnis dalam hal ini BKPSDM dua dia antaranya tidak hadir sebab tempat tugas mereka sangat jauh yakni pulau Kabaena.”Dua orang ASN ini kemarin dihubungi lewat telepon namun tidak tersambung dan memang di Kabaena tempat mereka bertugas tidak ada jaringan,”ungkapnya.

Sementara satunya lagi sudah di informasinya bahwa akan ada pelantikan dan pengukuhan namun setelah di sampaikan sampai hari ini yang bersangkutan tidak memberikan informasi kenapa sampai tidak hadir.

Ia menambahkan sesuai aturan bila mana seorang ASN yang akan di lantik tidak hadir sebanyak tiga kali,maka konsekuensi adalah SK yang sudah di buat akan di anulir kembali dan bahkan yang bersangkutan tidak ada jaminan untuk mendapatkan jabatan atau menjadi staf biasa.

Lanjutnya, mengenai pelantikan berikutnya kata dia kemungkinan akan dilakukan bulan depan lagi dan yang bersangkutan di undang kembali untuk di lantik. “Kami akan undang lagi untuk di lantik sebab ini sudah yang kedua kali yang bersangkutan tidak hadir,”terang mantan kadis perhubungan provinsi Sultra itu.

Di kabupaten Bombana ini kata dia, tercatat ada sekitar kurang lebih 60 jabatan yang kosong yang mana di antaranya jabatan di kelurahan dan kecamatan,untuk pengisian jabatan tersebut tentunya harus di lakukan beberapa tahapan seleksi sebagai mana di atur dalam Peraturan yang berlaku.

“Kita uji dulu calon pejabat yang akan menempati jabatan yang kosong itu dengan tujuan layak atau tidak seorang pejabat menduduki jabatan yang akan di isi,”tutupnya(K6/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top