BOMBANA

Bupati Bombana Minta Bumdes Mampu Kembangkan Usaha

Bupati Bombana saat memberikan sambutan pada pembukaan louncing Deswita Mandiri di pulau kondo desa Ranokomea kecamatan Poleang Barat, Minggu (26/8). FOTO: Haliqfat/Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Rumbia — Kehadiran Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) tentu sangat berperan penting terhadap desa itu sendiri, terlebih pada anggotanya dalam peningkatan ekonomi. Untuk itu kehadiran Bumdes di desa tidak hanya mampu mengembangkan usahanya dalam desa itu sendiri namun juga mengelola kegiatan di luar dari wilayah desa.

Bupati Bombana H.Tafdil mengatakan, kehadiran alam pulau kondo dapat dimanfaatkan yang ada di desa lain seperti bumdes Timbala dan Raka dua dalam mengembangkan dana usahanya.

“Ada sekitar 200 juta pertahun dana bundes yang ada di desa,kalau dana itu di Kelola di tempat lain tidak terpusat pengelolaannya di desa sendiri tentu bundes itu akan berkembang, apalagi di sini (pulau kondo) tempat hunian dan permainan air bisa menjadi primadona dari usaha,” ungkapnya.

Sebagai langkah harus terjalin kerja sama dengan Bumdes Ranokomea, mulai dari penataan usaha dan pembagian hasil,ini dilakukan agar usaha lembaga dapat berjalan dengan baik

“Dua Bumdes Timbala dan Raka dua bersama dengan bundes Ranokomea membentuk bumdes bersama, agar terjalin komunikasi kerja sama yang baik, bila itu tidak dilakukan bisa jadi nanti akan muncul kecemburuan dan bisa pula terjadi konflik,” harapnya

Bukan hanya soal bundes ketua TP PKK kabupaten Bombana Hj Andi Nirwana Tafdil saat di temui oleh awak media sangat meminta pada kader PKK baik tingkat desa,kelurahan dan kecamatan juga berperan aktif dalam memanfaatkan potensi alam yang ada di pulau kondo,caranya menampilkan Produk-produk unggulan dari TP PKK terhadap pengunjung wisata seperti yang sudah di lakukan oleh pkk desa Ranokomea dengan sajian kulinernya

Dengan begitu,lanjutnya produk semakin di kenal dan dapat bermanfaat bagi daerah dalam hal Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kas PKK itu sendiri. “Kader PKK memiliki produk unggulan berupa kuliner seperti Roti Boy Kondo,kami akan berupaya akan kembangkan produk ini namun sebagai langka awalnya di kenal dulu oleh pengunjung pulau kondo dan kecamatan lainnya, saya juga berharap pemerintah daerah dapat membantu dalam hal pendanaan terutama mereka pelaku usaha kecil menengah,” tuturnya(K6/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top