METRO KOLAKA

Burung Mekongga Bakal Jadi Maskot Porprov

KOLAKAPOS, Kolaka — Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) akan berlangsung di Kabupaten Kolaka tahun ini. Untuk itu, seluruh persiapan mulai dilakukan. Salah
satunya dengan menyiapkan maskot dan logo yang digunakan pada Porprov mendatang. Rencananya, dipesta olah raga empat tahunan terakbar tersebut, burung
Mekongga akan menjadi maskot dan bunga anggrek (sorume) digunakan sebagai logo.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kolaka, Hasbir Jaya Razak mengatakan, saat ini pihaknya telah menyiapkan maskot dan logo untuk ditindaklanjut KONI Provinsi. Adapun maskot digunakan adalah burung mekongga. Sedangkan untuk logo adalah bunga sorume.

“Jadi maskot Porprov, mengangkat gambar burung kongga. Itu yang akan kami berikan kepada KONI Provinsi, agar segera ditindaklanjuti, sedangkan logo adalah bunga sorume,” ujarnya.

Hasbir menjelaskan, maskot ditampilkan yakni burung kongga akan memakai topi, memakai celana dan memegang obor. Maskot burung kongga dengan memakai topi itu mencirikan kearifan lokal, memakai celana dan sedang memegang obor.

“Burung kongga itu melambangkan sangat kuat, perkasa. Jadi bila diartikan, seorang atlet harus memiliki tubuh yang kuat, sehat, dan berprestasi, yang lebih utama, di konsep olah raga, Vini, Vidi, Vici, saya datang, saya lihat, saya menang di Kolaka ada juga konsep seperti itu, Inaku Leu, Inaku kumi’i, Inaku Meponangi,” tegasnya.

Sedangkan logo yang akan digunakan adalah bunga sorume. Di logo ini menampilkan, bunga surume, kakao, dan tiga lingkaran.

Makna bunga sorume, mencirikan bahwa Kolaka sebelumnya dikenal sebagai negeri anggrek. Sedangkan, kakao itu menampilkan bahwa Kolaka merupakan daerah penghasil kakao. Untuk tiga lingkaran tersebut, artinya adalah lingkaran kerjasama pemerintah, masyarakat dan dunia usaha.

“Di dalam logo itu mengakomordir ada tiga rangkai, yakni bunga surume itu memberikan makna sebuah daerah indah dengan masyarakat ramah, agamis dan berbudaya. Untuk kakao, maknanya adalah Kolaka sebagai penghasil coklat. Sedangkan tiga lingkaran stakeholder itu melambangkan bahwa, Pemerintah, masyarakat dan dunia usaha bersama-sama mensukseskan porprov XIII 2018. Jadi logo dan maskot ini punya makna sendiri,” paparnya. (hrn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top