BERITA UTAMA

Hanya Satu ASN Kolaka Jadi Caleg

Kepala Bidang Pengembangan, Pengadaan, Pengangkatan Pemberhentian dan Diklat BKD Kabupaten Kolaka Hasimin, saat memberikan pelayanan. Foto La Inga Kolaka Pos

Ada Juga yang Sembunyi tak Laporkan

KOLAKAPOS, Kolaka — Animo Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup pemerintah Kabupaten Kolaka yang terjun kedunia politik rupanya sangat minim. Hal ini terbukti berdasarkan, surat pengunduran diri dari PNS yang telah diajukan kepada BKD Kabupaten Kolaka sebagai salah satu persyaratan untuk ikut bertarung pada Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) yang rencananya akan berlangsung pada April 2019 mendatang.

Kepala Bidang Pengembangan, Pengadaan, Pengangkatan Pemberhentiab dan Diklat BKD Kabupaten Kolaka Hasimin mengatakan, hingga saat ini, baru tercatat satu orang ASN Kolaka yang mengundurkan diri. Dan tersiar kabar, saat ini masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) oleh Partai Keadilan Sejahteran (PKS) di daerah Kabupaten Kolaka Timur. “Baru satu orang yang masuk pengunduran diri. Yakni, Pak Hasan Bakri. Pengunduran dirinya masuk belum lama ini, dan saat ini sementara dalam proses,” ungkapnya akhir pekan kemarin.

Ia juga mengatakan, jika dalam DCS saat ini terdapat ASN yang kongkalingkong atau secara sembunyi-sembunyi tanpa mengundurkan diri sebagai ASN. Maka sanksi berat telah menanti bahkan hingga sampai pada pemecatan. “Ada sanksi berat. Dan itu diatur dalam UU. Namun sejauh ini, yang baru memberikan pengunduran diri karena ingin menjadi Caleg, adalah baru Hasan Bakri. Dan ini menjadi data valid kami,” tuturnya.

Meskipun demikian katanya, sejak adanya nama-nama DCS oleh semua Parpol peserta Pemilu yang telah diumumkan kepada publik agar ditanggapi oleh masyarakat, baik itu melalui media cetak, online serta tempat-tempat umum lainnya untuk semua jenjang. Pihak BKD Kolaka tidak tinggal diam untuk mendalaminya. Maksudnya, apakah dalam DCS tersebut ada ASN Kolaka yang secara diam-diam terjun kedunia politik atau tidak.

“Ternyata, hingga saat ini kami belum temukan. Namun jika ada masyarakat yang menemukannya. Sebaiknya melaporkannya untuk proses lebih lanjut,” tutupnya. (ing/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top