BERITA UTAMA

Bupati Muna Minta Maaf, Wakil Bupati akan Ganti Kades Labunti

Soal Perilaku Asusila Kades Labunti terhadap Mahasiswi IAIN Kendari

KOLAKAPOS, Raha — Bupati Muna, LM Rusman Emba dan Wakilnya Abdul Malik Ditu ikut angkat bicara terkait perilaku asusila Kepala desa (Kades) Labunti, Salamin terhadap seorang mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari. Sebab perbuatan oknum Kades tersebut secara langsung telah mencoreng nama baik kabupaten Muna pada IAIN Kendari.

Bupati Muna LM Rusman Emba secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas perilaku asusila oknum Kades di Muna ini. “Saya sangat menyesalkan kejadian ini. Saya minta maaf kepada civitas akademik IAIN Kendari karena peristiwa ini sudah mengganggu hubungan baik kedua pihak,” ucapnya.

Menurutnya, perilaku kepala Desa Labunti itu telah menodai hubungan daerah kabupaten Muna dengan dunia pendidikan perguruan tinggi khususnya IAIN Kendari. “Sebagai aparat pemerintah, harusnya seorang Kades menfasilitasi kehadiran mahasiswa KKN, bukan malah dinodai dengan hal-hal seperti ini,” ucapnya .

Sementara, Wakil Bupati Muna Abdul Malik Ditu mengatakan, perbuatan asusila yang dilakukan oleh oknum pejabat maupun perangkat pemerintah desa akan berkosekwensi pemecatan. “Ada aturannya itu, tapi nanti kita lihat tingkatan-tingkatannya. Kalau pejabat biasanya diganti, tidak bisa dipertahankan,” tegasnya.

Olehnya itu, orang nomor dua di Kabupaten Muna ini mengimbau kepada seluruh aparat pemerintahan mulai dari tingkat desa/lurah, camat hingga pejabat pemerintahan daerah agar tidak melakukan tindakan asusila. Karena perbuatan tersebut akan berdampak buruk tidak hanya di mata pemerintahan namun juga akan berdampak pada masyarakat hingga keluarga pelaku. ” Jaga diri, karena seseorang atau pejabat itu bisa jatuh karena perbuatan Asusila,” tandasnya. (m1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top