BERITA UTAMA

Cabuli Anak Kandung, Seorang Ayah Dilaporkan Istrinya ke Polisi

YN (46) terduga pelaku pencabulan terhadap putrinya sendiri saat diperiksa polisi. Foto : Humas Polres Kolaka/ Kolaka Pos

KOLAKAPOS, Kolaka — YN (46) hanya bisa pasrah ketika diamankan petugas kepolisian pada Senin (27/8). Pria yang tercatat sabagai warga Dusun III, desa Bende, kecamatan Wundulako, kabupaten Kolaka itu terpaksa ditangkap aparat Polsek Wundulako usai diloparkan melakukan aksi pencabulan terhadap putrinya sendiri. Sebut saja namanya Bunga (15).
YN melancarkan aksi mesumnya hingga berulang kali, sebelum akhirnya dilaporkan oleh anak dan istrinya sendiri di Polsek Wundulako.

Paur Subbag Polres Kolaka, Bripka Riswandi menceritakan kronologis peristiwa tersebut. Sekitar pukul 12.00 Wita, Minggu (26/8), korban tengah beristrahat di dalam kamarnya. Saat itu kondisi rumah sepi senyap.
Entah setan apa yang merasuki YN, melihat anaknya yang sedang tidur pulas, tiba-tiba dia berpikiran mesum.

YN mengawali aksinya dengan menyusup ke kamar untuk berpura-pura tidur di samping korban. Sesaat setelah berada disamping korban, YN mulai melancarkan aksi bejatnya. Tangannya ‘bergerilya’ di bagian dada korban. Semakin lama semakin ‘nakal’, hingga akhirnya elusan tangan YN turun ke bagian paha korban.

Merasa geli dengan rabaan itu, korban kaget bukan kepalang. Ternyata ayahnya sendiri yang membangunkannya, tapi caranya tidak normal. Korban seperti bermimpi disiang bolong. Tak ingin terpengaruh dengan godaan mesum itu, akhirnya korban lari bergegas keluar dari rumah.

Si ABG pelajar SMP itu sempat ‘menghilang’ sebelum pada keesokan harinya, Senin (27/8) mencerikan peristiwa yang dialami kepada ibunya, MW (50). Mendengar pengakuan anak keempatnya itu, MW amat sedih bercampur marah. Akhirnya, dengan berbagai pertimbangan MW memutuskan mengadukan peristiwa itu ke Polsek Wundulako. “Menurut penuturan ibu korban, bahwa kelakuan tak terpuji suaminya tersebut bukanlah yang pertama kali. Ibu korban mengetahui kelakuan suaminya setelah anaknya sering mengadukan perbuatan hal serupa, namun karena menahan malu sehingga ibu korban hanya memilih diam. Tapi, setelah suaminya kembali melakukan hal yang sama, ibu korban tidak tinggal diam lagi, sehingga ia langsung melaporkan ke Polsek Wundulako,” jelas Riswandi, kemarin (28/8).

Polsek Wundulako yang menerima aduan dugaan tindak pidana pencabulan tersebut langsung bergerak cepat. Kapolsek Wundulako Ipda Tarmidi, melalui anggota Reskrim dan Bhabinkamtibmas langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melacak keberadaan pelaku. Tak lama kemudian, akhirnya pelaku berhasil ditemukan dan diamankan tak jauh dari rumahnya.

Kini, pelaku sudah diamankan di Mapolres Kolaka setelah Polsek Wudulako menyerahkan kasus ini ke unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Polres Kolaka. “Terhadap tersangka saat ini dijerat Pasal 82 ayat (1), (2) UU No.35 Tahun 2014, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tandasnya. (kal/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top