BERITA UTAMA

Kadis Dinkes Koltim Hj Surya Adelina : Penyakit Stunting Meningkat di Koltim

Dinkes Koltim Saat Menggelar Sosialisasi Lintas Sektor dan Lintas Program Dalam Rangka Penurunan Stunting di Kecamatan Lambandia

KOLAKAPOS, Tirawuta — Dinas kesehatan Kolaka Timur (Dinkes Koltim) mencatat tingginya angka penyakit Stunting atau penyakit kerdil dari tahun ketahun. Hal ini diungkapkan Kadis Dinkes Koltim Hj Surya Adelina Hutapea saat menggelar sosialisasi dan koordinasi lintas sektor dan lintas program dalam rangka penurunan Stunting di Kab. Kolaka Timur Tahun 2018, di Desa Pomburea, Kec. Lambandia, Selasa (28/8).

” Di Indonesia saat ini lagi tren terkait penyaki Stunting, sebab hasil riset dari dari kesehatan tercatat pada tahun 2013 menunjukkan penyakit ini mencapai 37,2 persen. Untuk di Sultra pada tahun 2017 mencapai 36,4 persen. Sedangkan khusus untuk di Koltim dari tahun 2016 mencapai 27,5 persen dan meningkat pada tahun 2017 yang mencapai 37,3 persen ” ungkap Kadinkes Koltim Hj Surya Adelina saat membacakan sambutannya.

Menurut Adelina penyakit Stunting merupakan penyakit bawaan atau penyakit keturunan, namun menurut para peneliti bahwa penyakit Stunting merupakan salah satu virus yang terdapat pada tubuh ibu hamil (Bumil) sehingga melahirkan anak yang kerdil. Stunting merujuk pada kondisi tinggi anak lebih pendek dari segi anak di umurnya.

” Penyakit Stunting terjadi lantaran salah satu penyebabnya bayi yang kekurangan gizi dalam 1000 hari pertama dari kehidupan anak tersebut, namun penyakit ini tidak menular namun ada beberapa gejala yang ditimbulkan oleh penderitanya ” jelasnya.

Sehingga, pihaknya akan melakukan pendekatan spesifik untuk menekan angka Stunting agar dapat menurun. Selain itu pihaknya menghimbau kepada kepada para Bumil agar tidak menyepelekan penyakit ini. ” Ragam penanganan akan kita lakukan mulai pemeriksaan ibu hamil secara berkala minimal 4 kali dan tambah dari minimal 90 tablet selama kehamilan. Serta pemantauan tumbuh kembang di Posyandu. Jadi Posyandu harus terus dihidupkan ” tutupnya. (K9/c/hen).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top