BERITA UTAMA

Warga Muna Barat Ditemukan Tewas di Muna

KOLAKAPOS, Raha — Salah seorang warga desa Lakanaha kecamatan Wadaga kabupaten Muna Barat, Laode Muhlisi Bin Laode Kudu (57) ditemukan tewas tergeletak di depan pintu gerbang bekas pabrik kayu Nurtiba desa Liabalano kecamatan Kontunaga kabupaten Muna.
Mayat pria paruh baya ini pertama kali ditemukan oleh Laode Komang sekitar pukul 05.00 Wita Rabu, (29/8).

Kasat Reskrim Polres Muna Iptu Fitrayadi mengungkapkan, berdasarkan keterangan keluarga korban, Laode Muhlisi kesehariaanya berprofesi sebagai petani namun korban juga mengalami gangguan kejiwaan. “Korban sudah tahunan mengalami gangguan jiwa,” ujarnya.

Lebih jauh Fitrayadi mengatakan, kronogis ditemukan mayat tersebut yakni sekitar pukul 02.00 Wita Rabu dinihari, penjaga bekas pabrik kayu Nurtiba, Laode Komang mendengar suara ribut- ribut dan melihat banyak masyarakat berkumpul di depan pabrik. Merasa penasaran, Laode Komang mengarahkan senter yang dipegangnya itu kearah kerumunan warga tersebut. Selanjutnya, warga yang terkena cahaya senter langsung memanggil namanya dan diarahkan untuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). “Saat saksi tiba (Laode Komang. Red), di situ (TKP) sudah ada Ali, Salman, Seri, Waode Keda dan seorang laki-laki dari desa Lapodidi yang tidak dikenal identitasnya. Korban Laode Muhlisi terbaring di tanah pinggir jalan depan eks pabrik kayu Nurtiba dengan kedaan susah bernafas dan kesakitan,” ucapnya.

Kemudian kata Fitrayadi, warga tersebut yakni Ali beserta rekan-rekannya yang kebetulan berada di TKP menanyai korban yang saat itu masih dalam keadaan sadar.”Orang – orang yang ada di tempat kejadian bertanya dari mana dan sempat korban jawab “Lakanaha”. Selanjutnya, saksi Ld. Komang bersama Salman dan satu orang saksi dari Desa Lapodidi yang tidak dikenal identitasnya itu mengangkat korban ke depan pintu masuk eks perusahaan kayu karna hanya di tempat itu ada penerangan lampu,” katanya.

Setelah korban dibaringkan di tempat yang ada cahaya lampu dan diberikan kardus sebagai alas kepala untuk tidur, Laode Komang beserta warga yang ada di TKP meninggalkan lokasi itu. Tiga jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 05.00 Wita, Laode Komang kembali ke TKP dan melihat pria paruh baya itu sudah meninggal dunia. “Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan tentang penolakan dilakukan autopsi,” tutup Fitrayadi. (m1/b/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top