BERITA UTAMA

Bupati Bombana Perkenalkan Produk Lokal di Depan Staf Kementrian PDT

KOLAKAPOS, Rumbia — Upaya pemerintah kabupaten dalam meningkatkan pendapatan ekonomi bagi pelaku usaha kecil atau para petani terus di lakukan. Mulai dari program gembira berupa bantuan untuk menopang usaha hingga pemasarannya.

Hal itu ditandai saat bupati Bombana H.Tafdil di dampingi kepala dinas pertanian Andi Nur Alam bersama stafnya memperkenalkan hasil produk lokal yang berasal dari pertanian dan perkebunan dihadapan staf kementrian desa tertinggal di ruang rapat bupati,Selasa (28/8).

Dalam keterangannya Tafdil mengungkapkan bahwa hasil produksi pertanian dan perkebunan di kabupaten Bombana sangat menjanjikan para pelaku usaha terlebih pelaku usaha yang ada di kabupaten Bombana.
Hanya saja, tambahnya, saat ini petani atau para wirausahaan dinilainya terhambat pada pemasaran.

Contohnya saja Dompo,minyak Vicio (minyak kelapa) dan gula aren. Ketiga produk ini cenderung hanya beredar di wilayah Kabupaten Bombana sementara itu kualitas barang ini tidak berbeda jauh dengan kualitas produk barang dari luar.

“Kalau ada pengusaha dari luar melirik produk lokal kita ini dan diminati tentu membawa angin segar bagi para pelaku usaha,”tuturnya.

Selain dari pada itu Tafdil juga menuturkan kabupaten Bombana merupakan salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di Sulawesi Tenggara,harga kelapa di petani saat ini mencapai 1000/biji, bila di jual di Jogjakarta harga 4000/biji dengan menekan biaya transportasi tentu sangat menguntungkan bagi para petani Bombana.

“Harga kelapa 1000/biji biaya transportasi 1000 kita jual 4000/biji, petani masih punya keuntungan 2000/biji otomatis ini sangat menguntungkan bagi petani kita,”terangnya.

Hadirnya pihak kementrian daerah tertinggal ini diharapkan dapat membantu daerah terlebih para pengusaha lokal atau petani agar semangat kerja mencapai kualitas hidup akan lebih baik.

Sementara itu Orli Fitri kepala seksi Perencanaan dan Identifikasi Daerah Tertinggal kementrian PDT mengatakan bahwa permasalahan ekonomi merupakan masalah utama di setiap daerah,agar daerah keluar dari masalah itu tentu harus ada langka yang diambil.

Contoh soal seperti yang dijelaskan bupati Bombana, produk hasil pertanian di kabupaten Bombana hanya beredar di wilayah Bombana saja tentu penghasilan para petani atau pengusaha lokal tidak maksimal berbeda bila produk itu terjual hingga di luar.

Kedatangan kami di Bombana untuk mengidentifikasi hasil pertanian yang mana nanti hasil dari identifikasi ini menjadi bahan untuk kami mencarikan pasaran yang mana nantinya petani dan pengusaha diuntungkan dari kerja sama.”Ekonomi merupakan salah satu penilaian penting, bila ekonomi suatu daerah lemah maka daerah tersebut adalah daerah tertinggal begitu pula sebaliknya bila ekonomi daerah itu kuat maka daerah itu akan maju,”ungkapnya(K6/c/hen).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top