BERITA UTAMA

Diduga Sunat Gaji Honorer, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Koltim

Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Koltim Herman Amin

KOLAKAPOS, Tirawuta — Rasa pilu bercampur emosi nampak di wajah para honorer yang bertugas di kantor Kearsipan dan Perpustakaan Kolaka Timur. Pasalnya gaji mereka sebagai honorer tidak sesuai harapan yang diberikan oleh sang Kepala Dinas (Kadis). Sebab menurut para honorer gaji mereka harusnya diberikan sesuai dengan jumlah bulan, namun faktanya sang Kadis hanya memberikan mereka gaji seadanya tanpa alasan yang jelas.

” Sejak bulan April sampai sekarang kami hanya digaji satu bulan, bahkan ada yang tidak diberikan gajinya sehingga ada rekan kami yang keluar tidak mau lagi berkantor. Alasannya pak Herman (Kadis) tidak pernah ikut apel. Padahal kami selalu hadir dan mengikuti apel baik itu pagi dan apel siang bahkan daftat hadirpun kami selalu isi ” ungkap salah satu honorer yang enggan dikorankan namanya dan diamini oleh rekannya yang lain sesama anak honorer saat ditemui media ini.

Seharunya, kata mereka sang Kadis haruslah bijak dan tidak menahan-nahan atau memotong gaji mereka. Sebab selain nominalnya kecil kinerja para honorer juga terbilang sama dengan para ASN bahkan melebihi karena terkadang pekerjaan ASN dikerjakan oleh honorer. ” Gaji kami Rp 500 ribu perbulannya masa harus dipotong atau ditahan-tahan, dimana rasa kemanusiaannya pak Kadis. Apalagi kami liat pak kadis sangat tekun beribadah tapi tidak mencerminkan dengan hati nuraninya ” kesal mereka.

Selain itu kata mereka, sejak dinas kearsipan dan perpustakaan ada jumlah honorer mencapai 25 orang, namun sejak gaji tidak jelas sekarang tinggal 11 orang saja yang masih bertahan. Namun mereka curiga jangan sampai ke 25 orang daftar honorer ini masih tercacat dan masih diberikan insentifnya oleh Pemda.

Olehnya itu, para Honorer meminta kepada bapak Bupati, agar mengevaluasi kinerja sang Kadis dan berharap agar sisa gaji mereka dapat diberikan, mengingat kebutuhan hidup yang semakin keras, karena membutuhkan banyak biaya. ” Kami hanya inginkan agar hak kami dapat diberikan ” pintanya.

Sementara itu, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Koltim Herman Amin saat akan dimintai keterangannya terkait masalah ini sedang keluar daerah. (K9/c/hen).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top