BERITA UTAMA

Bawaslu Gugurkan Aduan Bacaleg Mantan Napi Korupsi

KOLAKAPOS, Kolaka — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kolaka menolak gugatan salah seorang mantan napi korupsi yang mengadukan KPU Kolaka karena tidak masuk dalam daftar Caleg Pemilu 2019. Hal itu diungkapkan Ketua Bawaslu Kolaka, Juhardin kemarin (8/9). “Pembacaan putusannya sudah tadi, intinya legal standing nya tidak terpenuhi,” ungkapnya.

Dia menjelaskan bahwa Bacaleg PAN Kolaka yang mengadu tersebut tidak memenuhi syarat untuk diakomodir karena tidak menggugat saat dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh KPU. “Surat Edaran KPU RI yang menyatakan napi eks koruptor yang TMS diakomodir sepanjang mengunggat ke Bawaslu dan amar putusannya menjadikan memenuhi syarat, nah Bacaleg PAN ini tidak mengajukan gugatan ketika TMS,” jelas Juhardin.

Lanjutnya, aturan juga mensyaratkan bahwa yang boleh menggugat adalah peserta pemilu atau parpol bukan perseorangan. “Dalam UU nomor 7 juga yang menggugat itu harus parpol atau peserta pemilu, bukan perseorangan, jadi memang tidak dipenuhi legal standingnya,” ungkapnya.

Sehingga Bawaslu kata Juhardin menolak semua gugatan yang dilayangkan oleh Bacaleg PAN inisial RB tersebut.

Untuk diketahui gugatan tersebut diajukan oleh salah satu eks mantan Napi Korupsi inisial RB dari Partai PAN. Sebelumnya partai PAN Kolaka mengajukan RB untuk masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) caleg DPRD Kolaka , namun karena terganjal aturan sebelum putusan MA yang menyatakan Calon Eks Mantan Napi Korupsi tidak boleh nyaleg, partai PAN Kolaka kemudian menggantikan RB dengan calon lainnya, sehingga RB tidak masuk dalam DCS. Belakangan Putusan MA mengabulkan gugatan terkait mantan napi Koruptor boleh nyaleg, dan RB kemudian menggugat KPU Kolaka. (mir/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top