BERITA UTAMA

Truk Pemuat Kayu Ilegal, Diduga Milik Oknum Polisi

KOLAKAPOS, Raha — Masih ingat truk terbalik di poros KM 14 Maligano pada Minggu (7/10) lalu? Informasi yang beredar, truk yang memuat kayu hasil illegal logging sebanyak 4,5 kubik itu milik oknum polisi yang bertugas di Polsek Maligano.

Kapolsek Maligano, Iptu Aminuddin Aziz, yang dikonfirmasi terkait hal tersebut enggan memberikan penjelasan panjang. Ia hanya mengatakan, pemilik kayu di truk itu bukan anggota Polsek Maligano. “Untuk jelasnya mengenai Laka Lantas konfirmasi dengan Kasat Lantas, dan pemilik kayu bukan Anggota saya,” tulisnya via WhatsApp.

Perwira polisi berpangkat dua balok dipundak ini juga mengatakan, bahwa perkara tersebut telah ditangani oleh Polres Muna. “Karena kasusnya Polres yang tangani. Mohon maaf, nanti konfirmasinya sama Kasat Reskrim (Iptu Fitrayadi. Red),” ungkapnya.

Senada, Kapolres Muna AKBP Agung Ramos P Sinaga, juga enggan memberikan keterangan mendalam. Perwira tertinggi di Makopolres Muna ini mengarahkan konfirmasi perkara tersebut ke bawahannya. “Hubungi Pak Kasat,” singkatnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Muna, Iptu Fitrayadi hingga berita ini diterbitkan, belum membalas konfirmasi wartawan Kolaka Pos via WhastsApp.

Terpisah, Ketua Koalisi Masyarakat Hukum (KMH) Muna, Amir Fariki mengatakan agar kepolisian mengusut tuntas perkara tersebut. Jika ada oknum polisi yang terlibat dalam perkara truk terbalik karena memuat kayu hasil ilegal loging, maka penyidik Polres Muna harus melakukan penegakan hukum yang seadil-adilnya. “Seharusx jangan cuman sopirnya yang di tetapkan sebagai tersangka. Bila ada oknum petugas yang terlibat di dalamnya juga harus di usut tuntas,” katanya. “Jika ada indikasi keterlibatan aparat didalamnya maka Kapolres Muna (AKBP Agung Ramos P Sinaga, red) jangan malu-malu untuk bertindak dan segera tegakan hukum seadil-adilnya,” tambahnya.

Untuk diketahui, truck Isuzu 130 bernomor polisi DT 1520 DC terbalik di poros kilometer 14 Maligano – Ronta desa Raimuna kecamatan Maligano, Muna pada Minggu (7/10). Satu orang meninggal dunia yakni Jamal (27) dan empat orang lainnya di rawat di Puskesmas setempat. Mereka adalah Rusli (34), Sudin (40) Lapian (25) dan Nasrun (27).

Berdasarkan hasil pengecekan tunggak (acak balak.Red) yang dilakukan oleh petugas kepolisian Polsek Maligano bersama Balai Konsevasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah satu Bau-Bau pada Senin (8/10) siang menemukan, bahwa truck yang dikemudikan Lapian itu terbalik lantaran tidak mampu mendaki saat melintasi tanjakan jalan poros kilometer 14 desa Maligano – Ronta saat sedang melakukan pengangkutan kayu sebanyak 4,5 Kubik dengan rincian 38 batang, ukuran 5 meter x 20 sentimeter x 10 sentimeter dan 8 batang, ukuran 4 meter x 20 sentimeter x 10 sentimeter. Kini Lapian sang sopir truck sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini. (m1/b)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top